Ibadah Minggu Sengsara Pagi: Tuhan Membentuk Umat-Nya

  • 02 Mar 2026 08:12 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID ,POOPOH – Ibadah Minggu Sengsara Pagi di Jemaat GMIM Petra Poopoh berlangsung dengan penuh penghayatan iman, Minggu (01/03/2026). Bertindak selaku khadim dalam ibadah tersebut yakni Pdt. Bartelino Umboh, M.Th, dengan pembacaan Alkitab dari Yeremia 18:1-17 serta mengangkat judul renungan, “Seperti Tanah Liat Di Tangan Tukang Periuk, Demikianlah Kamu Di Tangan-Ku.”

Dalam khotbahnya, Pdt. Bartelino Umboh, M.Th menegaskan bahwa gambaran tukang periuk yang membentuk tanah liat merupakan simbol kedaulatan Tuhan atas hidup manusia. Tuhan berhak membentuk, memperbaiki, bahkan mengubah arah kehidupan umat-Nya demi mendatangkan kebaikan.

Ia menjelaskan bahwa dalam konteks kitab Yeremia, bangsa Israel kerap kali tidak setia dan menolak peringatan Tuhan. Namun kasih Tuhan tetap nyata, sebab Ia masih memberikan kesempatan untuk bertobat dan dibentuk kembali.

“Ketika hidup terasa remuk atau rencana kita seakan gagal, percayalah bahwa Tuhan sedang bekerja membentuk kita menjadi bejana yang lebih indah dan berguna,” ujar Pdt. Bartelino dalam penyampaiannya.

Melalui perenungan ini, jemaat diajak untuk tidak keras hati, melainkan bersikap lembut seperti tanah liat yang siap dibentuk. Masa Minggu Sengsara menjadi momen yang tepat untuk introspeksi diri, memperbaiki hubungan dengan Tuhan, serta memperbarui komitmen iman.

Ibadah pagi tersebut diikuti jemaat dengan penuh kesungguhan, diawali dengan pujian penyembahan, pembacaan firman Tuhan, hingga doa-doa syafaat bagi gereja, bangsa, dan sesama.

Melalui firman dari Yeremia 18:1-17, jemaat kembali diteguhkan bahwa kehidupan orang percaya sepenuhnya berada dalam tangan Tuhan. Seperti tanah liat di tangan tukang periuk, umat dipanggil untuk taat dan percaya, agar dibentuk sesuai dengan kehendak dan rencana-Nya.




google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....