Renungan Katolik: Dosa Karena Kelalaian
- 23 Feb 2026 06:22 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado: Bacaan Injil hari ini, Senin, 23 Februari 2025 berdasarkan Kalender Liturgi adalah Matius 35:31-46. Pada ayat 45-46 berbunyi “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang *tidak kamu lakukan* untuk salah seorang dari yang paling hina ini, *kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.* Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal."
Mengutip renungan oleh Pastor Revi Tanod, Pr, yang berjudul "Dosa Karena Kelalaian", dikatakan Injil Matius pasal 25 adalah pesan Yesus menyangkut akhir jaman dan diberi judul “Penghakiman Terakhir.” Menarik untuk disimak apa yang disampaikan Yesus bahwa orang-orang yang tidak diperkenankan masuk ke dalam kebahagiaan surga, bukan pertama-tama para penjahat ulung yang telah melanggar 10 perintah Allah.
Mereka yang diusir dan masuk ke dalam kematian kekal adalah mereka yang *tidak melakukan apapun untuk saudaraKu yang paling hina ini.* Itulah mereka yang malas, yang melalaikan tugas perutusannya di dunia, mereka yang tidak peduli dengan sesamanya, mereka yang tidak melakukan tanggungjawabnya, mereka yang diam dan mencari aman untuk diri sendiri.
Itu berarti kelalaian untuk menolong orang lain, membiarkan orang lain lapar dan haus, telanjang dan sepi sendiri, konsekwensinya sungguh berat. Apalagi bila hal ini dilakukan oleh para pemimpin yang diberi Tuhan tanggungjawab untuk melayani orang lain. Entah pimpinan gereja, pemerintah, maupun organisasi, bahkan pemimpin keluarga.
Ingatlah bahwa ketika mengaku dosa di hadapan Tuhan, kita berkata, “saya berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian.
Jangan anggap semua baik-baik saja ketika kita tidak berbuat apa-apa untuk Tuhan dan sesama. Pepatah mengatakan, “sebuah kapal akan aman bila berada di pelabuhan. Tapi bukan untuk itulah kapal itu diciptakan.” Ia harus berlayar mengarungi badai dan gelombang lautan untuk membawa orang sampai ke tujuan. Demikian manusia diciptakan Allah bukan untuk tertambat di zona nyamannya tapi untuk melakukan perintah Tuhan, yakni melayani sesama, tegas Pastor Revi.
Contoh yang Yesus berikan antara lain seperti orang Samaria yang baik hati.
Semoga Roh Kudus Allah menggerakkan hati kita untuk berbuat baik, dan terhindar dari kelalaian. Sesungguhnya lawan kata dari cintakasih bukanlah kebencian, tapi tidak peduli atau diam saja dan tidak berbuat apa-apa.
Dalam Yakobus 4:17, dikatakan, “Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa", kata Pastor Revi menutup renungan Sabda Kehidupannya hari ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....