Cara Mengendalikan Emosi di Tempat Kerja
- 18 Feb 2026 09:40 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado: Kantor dapat menjadi sumber emosi negatif Anda, seperti cemas, marah, dan sedih. Bahkan terkadang—saat mengendalikan emosi di tempat kerja sulit dilakukan—emosi negatif tersebut “meledak” di kantor. Banyak situasi yang bisa membuat Anda hilang kendali. Misalnya, tugas dan deadline yang menumpuk, pemotongan anggaran, PHK, ataupun target tidak tercapai. Mengelola emosi mungkin jauh lebih sulit dalam keadaan-keadaan ini.
Namun, apa pun situasinya, Anda bebas memilih cara bereaksi terhadap sesuatu. Yang perlu diingat, meluapkan emosi di kantor dapat merusak reputasi profesional Anda. Selain itu, emosi yang tak terkontrol juga bisa mengganggu produktivitas dan mood Anda sepanjang hari. Bukannya menyelesaikan masalah, ini bisa-bisa malah menambah masalah baru!
Melansir dari laman parnerinc.id, menerangkan ketimbang Anda marah-marah tak terkendali, lakukan beberapa cara mengendalikan emosi di tempat kerja berikut.
1. Rutin olahraga
Alih-alih menjadi tidak terkendali, lebih baik berolahraga untuk melepaskan amarah yang ada. Olahraga menjadi cara yang baik untuk meningkatkan hormon endorfin dan melepas ketegangan dalam tubuh.
2. Jangan mengambil keputusan ketika marah
Impulsif ketika merasa marah pun menjadi salah satu jalan keluar yang instan. Lebih baik tinggalkan dulu, dan putuskan kembali setelah sudah tidak marah
3. Kenali pemicu marah
Dengan mengenali penyebabnya, maka dapat mempersiapkan diri untuk tetap tenang dan merencanakan reaksi yang harus diberikan dalam situasi yang muncul saat itu.
| Baca juga: 7 Orang yang Harus Ada di Circle Hidupmu |
4. Hargai rekan kerja
Jika orang lain bersikap kasar tidak perlu kita menyamainya. Orang yang kasar akan menjadi lemah ketika tidak mendapat reaksi yang sama dia menyadari bahwa hanya dirinya sendiri yang berteriak di dalam ruangan.
5. Meminta maaf
Meminta maaf atas reaksi emosi yang muncul akan membuat perbedaan. Tidak perlu membela diri atau menjelaskan panjang lebar. Hanya dengan, “Maaf saya sudah bereaksi dengan buruk,” itu sudah cukup.
6. Mengolah nafas dan relaksasi
Cara ini akan membantu dalam mengelola emosi seperti kecemasan, kekhawatiran, frustasi, marah. Ambil napas dalam lalu hembuskan perlahan untuk menenangkan diri. Perlahan saat menghembuskan napas hitung sampai 10. Bisa juga berjalan kaki sebentar atau mendengarkan musik, atau bicara pada orang terpercaya untuk mengeluarkan uneg-uneg.
Jadi, mulai sekarang jangan sampai emosi yang mengendalikanmu hingga menimbulkan penyakit emosi berlebihan. Mulailah mengendalikan emosimu demi pribadi yang lebih baik, dan masa depan karier yang lebih cemerlang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....