Pelayanan Ibadah di Lapas Tuminting

  • 13 Feb 2026 08:23 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID,Manado- Pelayanan Ibadah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tuminting pada Senin,9 Februari 2026 pukul 09.30 wita sampai selesai berlangsung dengan baik,tertib dan penuh sukacita. Ibadah yang dilayani oleh Yayasan Hosana diikuti dengan antusias oleh para warga binaan.

Pelayanan pujian di pumpin oleh Ibu Jane Natari selaku worship leader yang dengan penuh semangat mengajak seluruh jemaat nenyembah,memuji dan memulikan nama Tuhan.Ibu Mariany turut ambil bagian sebagai singers dan memberikan kesaksian hidup untuk menguatkan iman serta semangat para warga binaan sekaligus memimpin doa persembahan. Suasana Ibadah semakin di berkati dengan iringan musik Keyboard oleh Bapak Ferry Frits Longdong, yang mendukung jalannya pujian dan menyembahan dengan penuh penghayatan.

Firman Tuhan disampaikan oleh Hamba Tuhan Bapak Rommy Ruusen yang mengambil nas dari kitab perjanjian baru,Matius 6:9-15,tentang hal berdoa. Dalam renungannya beliau menekankan pentingnya kehidupan untuk terus berdoa bagi setiap orang percaya.

Ia mengingatkan sebagai umat yang percaya kepada Tuhan kita harus berdoa setiap hari dan belajar mengampuni sesama, termasuk mengampuni musuh. Pesan ini menjadi penguatan rohani bagi seluruh warga binaan yang hadir, agar tetap memiliki hati yang berserah dan penuh kasih di tengah segala situasi. Doa safaat dan doa penutup dipimpin oleh Bapak Richard Kenda yang mendoakan seluruh warga binaan serta pelayan Tuhan agar senantiasa di berikan kekuatan dan penyertaan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan.

(Para Hamba Tuhan Selesai Melayani,Foto dari kiri:Bpk.Rommy Ruusen,Bpk.Richard Kenda,Ibu Jane Natari,Ibu.Meyke Watung,Ibu Mariany Ibrahim,Bpk.Ferry Frits Longdong)

Usai ibadah Bapak Raymond Luntungan selaku koordinator gereja menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Hosana yang telah setia melayani di lapas Tumunting. Ia berharap pelayanan seperti ini terus membawa dampak positif dan menjadi berkat bagi warga binaan. Ibadah di akhiri dengan moment penuh kehangatan melalui jabat tangan antara para nara pidana (warga binaan) dan hamba -hamba Tuhan yang melayani, sebagai tanda kebersamaan dan sukacita di dalam Tuhan. Suasana haru dan penuh damai menutup rangkaian ibadah pada hari itu.

Foto suasana Ibadah

(Mariany Ibrahim /LPU LPP RRI Manado)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....