Prinsip Hidup Ala Jepang Yang Membuat Hidup Bahagia
- 10 Feb 2026 19:18 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Jepang ternyata termasuk sebagai negara dengan rata-rata hidup terpanjang. Negara dengan julukan Negeri Sakura ini bahkan mencapai harapan hidup sekitar 83 - 85 tahun. Ternyata ini bukanlah sebuah kebetulan semata. Orang Jepang dikenal punya gaya hidup yang sehat. Tidak hanya itu, mereka juga menerapkan prinsip hidup yang membuat hidup mereka bisa terus awet muda dan panjang umur. Lantas seperti apa sih prinsip hidup orang Jepang?
Berikut rangkuman sejumlah cara hidup lebih bahagia yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang Jepang seperti dilansir dalam Beautynesia.Com :
1. Oubaitori Dan Wabi Sabi
| Baca juga: Berani Berubah, Terus Membaharui Diri |
Pernahkah Anda membandingkan diri sendiri dengan pencapaian ataupun kesuksesan orang lain? Kalau iya mungkin konsep hidup orang Jepang bernama Oubaitori ini bisa membantu perasaan lebih baik. Oibaitori, dikenal sebagai idiom bahasa Jepang mewakili proses mekarnya empat pohon di musim semi. Di antaranya ada buah ceri, plum, aprikot dan persik. Pada dasarnya buah akan matang pada waktunya masing-masing. Hal ini bisa sebagai pengingat bagi seseorang kalau setiap dari mereka punya perjalanan hidup tersendiri. Alih-alih membandingkan dengan orang lain, lebih baik fokus pada pertumbuhan diri sendiri dan menghargai sifat unik ataupun perjalanan hidup milik sendiri.
Tidak kalah filosofis, ada istilah lain yang disebut Wabi Sabi. Konsep hidup ala orang Jepang kali ini menekankan pada keputusan untuk menghargai dan menerima kesempurnaan. Dijelaskan melalui Positiv Psykology, Wabi Sabi dikenal sebagai istilah yang mengapresiasi sebuah keindahan dari ketidaksempurnaan, ketidak-kekalan, hingga kederhanaan sebagai keadaan alami yang terjadi di dunia ini. Seperti masa sulit yang dialami , pada akhirnya nanti akan berlalu dengan sendirinya. Lalu tampil jati diri sendiri lebih baik dibandingkan berlindung di balik topeng untuk menutupi ketidakjujuran.
2. Shikata Ga Nai Dan Kaizen
| Baca juga: Tips Hidup Sukses untuk Meraih Masa Depan |
Selain Oibaitori dan Wabi Sabi, ada prinsip hidup orang Jepang lainnya yang tidak kalah menarik buat ditiru. Salah satunya adalah Shikata Ga Nai. Dikutip dari lamannya Psychology Today, istilah ini memiliki makna sebagai ketekunan melawan kesulitan. Seorang penulis Jepang bernama Haiko Sato mengungkapkan perasaannya kala mengalami peristiwa gempa dan tsunami di tahun 2011. Saat itu ia kehilangan harta benda dan karya-karyanya yang tak kalah berharga. Namun, keluarganya yang masih selamat memberikannya perasaan syukur. Sato bahkan mengungkapkan jika perasaan kehilangan yang hampir sepenuhnya malah dapat melahirkan kesadaran yang luar biasa tentang apa yang tersisa.
Selain itu ada filosofi hidup lain yang disebut sebagai Kaizen. Kalau Shikata Ga Nai merupakan konsep penerimaan diri, beda lagi dengan Kaizen yang menekankan proses untuk berkembang. Seperti dilansir melalui Forbes, Kaizen dikenal sebagai praktik dalam memperbaiki diri sendiri. Salah satu caranya dengan melakukan tindakan kecil secara bertahap dan berulang setiap harinya agar dapat membentuk kebiasaan. Saat kebiasaan ini nantinya melekat, kesuksesan pun semakin mendekat.
Konsep Kaizen ini biasanya diterapkan oleh orang Jepang dalam hal karir, bisnis, maupun kehidupan sehari-hari. Bahkan Kaizen sendiri telah ditiru orang-orang dari berbagai belahan dunia. Apa Anda tertarik mencobanya?
// RIEKE MAMUAJA //
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....