Bonggol Nanas: Pahit di Mulut, Manis di Tubuh

  • 14 Jun 2025 05:41 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Banyak orang menyukai buah nanas karena rasanya yang asam manis dan menyegarkan. Namun, siapa sangka, bagian tengah nanas yang keras—seringkali dibuang—ternyata menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan tubuh.

Bagian tengah nanas, atau yang dikenal sebagai bonggol, mengandung enzim bromelain yang berfungsi sebagai anti-inflamasi alami. Enzim ini telah dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan, mulai dari membantu melawan penyakit kronis, mempercepat proses penyembuhan peradangan, hingga berpotensi membantu dalam pengobatan kanker usus.

Dilansir dari laman polri.go.id kandungan bromelain dalam bonggol nanas mampu melunakkan dinding sel, sehingga membantu penyerapan obat menjadi lebih maksimal, khususnya pada penderita kanker. Bahkan, senyawa ini juga disebut-sebut mampu membantu dalam mengatasi penyempitan pembuluh darah.

Selain bromelain, bonggol nanas juga mengandung serat tinggi yang baik untuk pencernaan serta mendukung program diet sehat. Tidak hanya itu, kandungan vitamin C di dalamnya turut berperan dalam menstimulasi tubuh untuk secara alami mengobati penyumbatan yang terjadi di dalam pembuluh darah.

Meski memiliki tekstur yang keras dan kurang nyaman dikonsumsi langsung, masyarakat tetap bisa memanfaatkan bonggol nanas dengan cara menghaluskannya. Cukup dengan memisahkan bagian tengah nanas, lalu diblender hingga halus untuk dijadikan campuran jus atau smoothie.

Penggunaan bonggol nanas juga disebut aman meskipun dikonsumsi dalam jangka panjang. Kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya, khususnya bromelain, menjadikannya sebagai alternatif alami yang mendukung pengobatan serta pemeliharaan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Sebagai negara tropis dengan kekayaan hayati yang melimpah, Indonesia memiliki banyak tanaman buah dan sayur yang bermanfaat, salah satunya adalah nanas. Tidak hanya daging buahnya, bagian tengah dari buah ini pun kini mulai dilirik sebagai sumber nutrisi potensial yang tidak boleh diabaikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....