Tips Menghadapi Orang yang Selalu Merasa Benar
- 14 Nov 2024 20:50 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Bertemu dengan orang yang sehati dan sepikiran pasti menyenangkan, karena kita bisa berbagi dalam segala hal, bahkan bisa menjadi teman curhat yang asyik. Tapi, bagaimana kalau malah sebaliknya? Kita dipertemukan dengan orang yang merasa dirinya selalu benar? Pasti menyebalkan.
Eits, tapi jangan kesal dulu! Ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar kita bisa menghadapinya dengan cara yang elegan. Dikutip dari laman beautynesia.id, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan, di antaranya:
1) Memahami Sifat Dominannya
Orang yang sering merasa paling benar umumnya cenderung dominan. Ia seakan mengatur dan memutuskan segalanya sendiri. Untuk mengurangi potensi perdebatan, tidak ada salahnya kok, sesekali menoleransi. Namun, apabila dirasa cukup merugikanmu atau banyak orang, sebaiknya bicarakan baik-baik.
2) Berhati-hati dalam Berkomunikasi
Hadir di antara orang yang mengharuskanmu menyetujui setiap pendapatnya pasti bikin sebal. Bukan tidak mungkin ia menyudutkanmu lantaran perbedaan pandangan. Daripada menggerutu atau mengurangi kontak temu, cobalah membahas topik seru yang sama-sama kalian suka. Ini bisa menyingkirkan perasaan kesalmu padanya.
3) Hadapi Ia dengan Sedikit Candaan
Ikut meninggikan suara dan memasang wajah muram bukanlah cara terbaik untuk menghadapi "si paling benar". Alih-alih memenangkan pendapat, kamu hanya akan membuang-buang waktu. Lebih baik hadapi ia dengan santai dan candaan. Langkah ini bisa bikin orang yang demikian justru mau mendengarkan dan berdiskusi.
4) Hindari Memicu Ketegangan
Bisa jadi bukan kamu, tapi circle-mu yang memicu teman yang merasa paling benar ini bergaduh. Dalam situasi ini, jangan bela salah satunya, tapi coba pikirkan jalan tengahnya. Pokoknya, jaga pembicaraan di antara kalian tetap tenang. Sebagai opsi, daripada harus memilih pendapat A atau B yang diributkan, mending ajukan pendapat lain.
5) Bicarakan Sifatnya Perlahan Tanpa Menyinggung
Bila sudah mencoba memahami sifat dominan temanmu, tidak ada salahnya juga memintanya introspeksi diri. Pasalnya, jika terus dibiarkan, akan banyak pihak yang dirugikan, termasuk kamu. Namun, dalam cara ini, sebaiknya pikirkan dulu kalimatnya agar tidak menyinggung atau membuatnya terpojok. Yakinlah, ia adalah seseorang yang baik dan pastinya mau memperbaiki diri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....