PLTU Amurang-Pemkab Minsel Jaga Keberlanjutan Bumi untuk Generasi Mendatang
- 28 Jul 2026 10:12 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Minsel - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Amurang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menggelar penanaman mangrove skala besar di kawasan pesisir Desa Tawaang Raya, Kecamatan Tenga. Kegiatan bertema "Tanam Hari Ini, Lindungi Esok Hari" itu menjadi wujud kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus memperkuat upaya mitigasi perubahan iklim.
Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH, yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Roy Sumangkut, mengatakan pelestarian mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain mencegah abrasi, hutan mangrove juga berfungsi melindungi daratan dari hempasan ombak serta menjadi habitat berbagai jenis flora dan fauna.
"Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari PLTU Amurang yang secara konsisten turut berperan aktif dalam program menjaga lingkungan di Kabupaten Minahasa Selatan. Mangrove adalah paru-paru bagi kawasan pesisir kita, dan dengan menanamnya hari ini, kita sedang membangun benteng perlindungan bagi tanah air dan generasi penerus kita," ujar Roy Sumangkut saat membacakan sambutan Bupati.
Apresiasi serupa disampaikan Camat Tenga Sonny Sagai yang mewakili pemerintah kecamatan, para hukum tua, dan masyarakat Desa Tawaang Raya. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena lokasi penanaman merupakan salah satu kawasan pesisir yang rentan mengalami abrasi.
"Kita sebagai pemerintah daerah dan unsur masyarakat lokal merasa sangat terbantu dengan adanya kolaborasi seperti ini. Tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antara pihak perusahaan dan masyarakat sekitar," kata Sonny.
Sementara itu, PH Manager Unit PLTU Amurang, Windra Haris Susanto, menjelaskan bahwa penanaman mangrove merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor energi, PLTU Amurang berkomitmen menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan pelestarian lingkungan.
"Kami percaya bahwa pembangunan energi yang berkelanjutan tidak bisa terlepas dari perhatian terhadap lingkungan hidup. Oleh karena itu, selain menjalankan tugas utama kami dalam memasok listrik bagi masyarakat, kami juga aktif dalam berbagai program konservasi lingkungan seperti yang kita lakukan hari ini," ujarnya.
Koordinator PT MKP PLTU Amurang, Samsul Bakrie Tahalele, menambahkan perusahaan menyiapkan ratusan bibit mangrove yang ditanam bersama oleh karyawan PLTU Amurang, aparatur pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Selain penanaman, peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga dan merawat mangrove agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
"Kita tidak hanya menanam bibit, namun juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai pentingnya menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam. Karena keberhasilan pelestarian ini sangat bergantung pada dukungan dan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat," jelas Samsul.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari penyerahan bibit hingga penanaman di kawasan pesisir yang telah disiapkan. Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir di Kabupaten Minahasa Selatan.
Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut dinilai menjadi bukti nyata bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Melalui semangat "Untuk Bumi yang Lestari, Untuk Generasi Mendatang," seluruh peserta berkomitmen terus menjaga dan melestarikan kawasan pesisir demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....