Dukung Akselerasi Menteri, Kanwil Ditjenpas Sulut Kawal Ketahanan Pangan Lapas
- 23 Jun 2026 21:45 WIB
- Manado
RRI.co.id, Minahasa : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Utara, Haposan Silalahi, melalui Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Yulius Paath, melaksanakan peninjauan langsung terhadap proses pembangunan kandang ayam petelur di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tondano, Senin (22/6). Peninjauan ini merupakan wujud nyata komitmen jajaran Kanwil Kemenkum Sulut dalam memastikan program ketahanan pangan di satuan kerja berjalan sesuai rencana dan standar yang ditetapkan.
Pembangunan kandang ayam petelur tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan dan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang digalakkan Lapas Kelas IIB Tondano. Melalui program ini, para warga binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan beternak secara langsung, tetapi juga dilibatkan aktif dalam setiap tahap proses konstruksi kandang. Keterlibatan penuh WBP ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab sekaligus mempersiapkan mereka dengan bekal kecakapan hidup yang berguna setelah selesai menjalani masa pidana.
Program peternakan ayam petelur ini sejalan dengan upaya besar dalam mewujudkan ketahanan pangan di lingkungan lapas, di mana hasil produksi telur nantinya diharapkan mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangan warga binaan secara mandiri. Langkah ini mencerminkan semangat kemandirian lembaga pemasyarakatan dalam mengelola sumber daya internal secara produktif dan berkelanjutan, sehingga ketergantungan terhadap pasokan dari luar dapat dikurangi secara signifikan.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulut, Yulius Paath, menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi nyata dari program akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. “Kami terus mendorong satuan kerja untuk berinovasi dalam program kemandirian warga binaan, termasuk di bidang ketahanan pangan. Ini bukan sekadar program, ini adalah investasi nyata bagi masa depan warga binaan dan kemandirian lapas,” tegasnya. Kanwil berkomitmen untuk terus memantau dan mendukung keberhasilan program ini hingga tahap produksi berjalan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....