Bulog SulutGo Optimalkan 10 Persen Stok untuk Intervensi Harga Pasar

  • 27 Feb 2026 12:01 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Bulog SulutGo saat ini menguasai sekitar 10 persen kebutuhan pangan sebagai stok intervensi harga pasar. Kepala Perum Bulog SulutGo Ermin Tora menyatakan porsi itu menjadi instrumen pemerintah mengendalikan gejolak harga.

“Bulog itu melakukan intervensi stok di Bulog itu memang tidak 100 persen dari kebutuhan yang ada di masyarakat,” ucap Ermin Tora.

Menurut dia, penguasaan stok Bulog saat ini hanya sebagian kecil dari kebutuhan. “Kita itu sekitar 10 persen dari kebutuhan masyarakat itu yang kita jaga stok ada di Bulog kita,” katanya menggambarkan.

Ia menjelaskan mekanisme intervensi dilakukan ketika harga komoditas mengalami kenaikan. Pemerintah melalui Bulog menggunakan stok yang tersedia untuk menekan lonjakan harga.

“Jadi kalau ada harga naik di pasar itu yang 90 persen, maka tugas kita itu adalah melakukan penetrasi atau intervensi supaya harga yang naik di bisa turun,” sebutnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan kondisi ideal apabila Bulog menguasai seluruh stok kebutuhan. Namun, realitas saat ini menunjukkan penguasaan hanya sekitar 10 persen.

“Kita sekarang hanya sekitar 10 persen, tapi kita berharap mengoptimalkan yang 10 persen ini bisa mempengaruhi yang 90 persen sehingga harga di pasar itu bisa turun,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....