Bupati Minahasa Lantik Pengurus FKUB 2026–2030

  • 24 Feb 2026 17:45 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Mianhasa - Bupati Minahasa, Robby Dondokambey resmi melantik Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Minahasa periode 2026–2030, dalam seremoni di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa pada Selasa, 24 Februari 2026.

Pelantikan tersebut menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam memperkuat komitmen menjaga dan merawat kerukunan antarumat beragama di daerah yang dikenal menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang yang juga menjabat Ketua Dewan Penasehat FKUB Kabupaten Minahasa. Hadir pula jajaran pemerintah daerah, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim).

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan peran strategis FKUB dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Minahasa. Menurutnya, kerukunan umat beragama bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat.

“Minahasa dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan. Saya berharap pengurus FKUB yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, membangun komunikasi lintas agama yang harmonis, serta menjadi jembatan dalam menyelesaikan berbagai persoalan secara bijaksana,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi konflik sosial serta pendekatan dialogis dalam menyikapi dinamika kehidupan beragama. FKUB diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan suasana aman, damai, dan kondusif bagi pembangunan daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Vanda Sarundajang menyampaikan bahwa keberadaan FKUB harus semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia mendorong pengurus baru untuk aktif melakukan sosialisasi dan edukasi, serta membangun sinergi dengan tokoh agama dan pemuda lintas iman.

“Kerukunan adalah fondasi utama pembangunan. Tanpa stabilitas dan keharmonisan, pembangunan tidak akan berjalan optimal. Karena itu, peran FKUB sangat vital dalam menjaga persatuan dan mempererat persaudaraan di Minahasa,” ungkapnya.

Pelantikan pengurus FKUB periode 2026–2030 ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam memperkokoh toleransi, mempererat solidaritas antarumat beragama, serta mendukung terwujudnya Minahasa yang maju, sejahtera, dan berkeadilan.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali menegaskan komitmennya menghadirkan kebijakan yang inklusif, menjamin kebebasan beragama, serta menjaga keharmonisan sebagai warisan nilai luhur masyarakat setempat.

(Jeff Assa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....