HUT GMIM Zaitun Sumalangka Soroti Pendidikan dan Iman
- 23 Feb 2026 16:46 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Minahasa - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Jemaat GMIM Zaitun Sumalangka, Tondano, Kabupaten Minahasa, Minggu (22/2/2026), menjadi momentum refleksi penguatan karakter dan pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah.
Ibadah syukur yang berlangsung khidmat itu tidak hanya sarat nuansa spiritual, tetapi juga menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya konsistensi menuntut ilmu di tengah dinamika pembangunan.
Hadir dalam perayaan tersebut, Bupati Minahasa Robby Dondokambey, didampingi Ketua TP-PKK Ny. Martina Dondokambey–Lengkong. Turut hadir pula Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus.
Dalam sambutannya, Sekprov menyampaikan ucapan selamat atas bertambahnya usia jemaat GMIM Zaitun Sumalangka.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Gubernur menyampaikan selamat ulang tahun ke-39 kepada seluruh jemaat. Kiranya pertambahan usia ini semakin memperkokoh kualitas iman dan kebersamaan jemaat dalam menopang program-program pemerintah di daerah,” ujar Mangala.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Provinsi juga memberikan apresiasi terhadap capaian akademik Bupati Robby Dondokambey yang baru meraih gelar Doktor dari Universitas Negeri Manado.
Menurut Mangala, pencapaian tersebut menjadi simbol bahwa pendidikan tidak mengenal batas usia dan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Minahasa untuk terus mengejar ilmu pengetahuan.
“Pencapaian gelar tertinggi akademik oleh Bupati menjadi teladan bahwa pendidikan tidak mengenal batasan usia. Ini adalah motivasi nyata bagi generasi muda Minahasa untuk terus menuntut ilmu,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan bahwa usia 39 tahun mencerminkan fase kematangan bagi jemaat. Ia berharap GMIM Zaitun Sumalangka terus menjadi pilar kedamaian dan berkat di tengah masyarakat.
“Kiranya momentum ini memperkuat kesetiaan kepada Tuhan dan menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus menghadirkan berkat bagi sesama,” ungkapnya.
Ibadah syukur semakin bermakna melalui khotbah yang disampaikan Pdt. Djefry Saisab, S.Th., M.Si., dengan merujuk pada Mazmur 130:1-8. Ia mengajak jemaat melakukan introspeksi diri di tengah berbagai pergumulan hidup serta membuang segala penyakit hati.
Pdt. Djefry juga berpesan agar Jemaat Zaitun Sumalangka benar-benar menjadi “wangi” dan terang bagi lingkungan sekitar, selaras dengan makna nama Zaitun dan usia gereja yang kian matang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Minahasa, antara lain Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Bonaventura Ageng F.S, Ketua Pengadilan Negeri Tondano Erenst Jannes Ulaen, Kepala Kantor Kementerian Agama Minahasa Pdt. Dolie Tangian, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
(Jeff Assa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....