BPS Sulbar: Data Desil dapat Diperbarui Secara Mandiri

  • 01 Sep 2026 03:20 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Menanggapi keluhan masyarakat terkait ketidaksesuaian kategori desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat mengimbau masyarakat untuk berperan aktif memperbarui data sosial ekonominya secara mandiri.

Kepala BPS Provinsi Sulawesi Barat, Suri Handayani, dalam dialog interaktif RRI Mamuju, Senin, 31 Agustus 2026, mengatakan masyarakat dapat melakukan pemutakhiran apabila data yang tercatat dalam DTSEN sudah tidak sesuai dengan kondisi sosial ekonomi terkini.

"Kalau memang data-data yang terdaftar di DTSEN-nya itu sudah tidak sesuai, bisa melakukan update mandiri dan pada tahun ini ditetapkan 4 titik, jadi per triwulan ada update desil," ujarnya.

Ia menjelaskan, masyarakat dapat mengecek posisi desil masing-masing sekaligus memperbarui data kondisi sosial ekonominya melalui kanal resmi yang telah disediakan BPS.

"Masyarakat silahkan bisa mengecek posisi DTSEN-nya masing-masing dan bisa juga memperbarui update langsung kondisi posisi sosial ekonominya apa saat ini melalui https://dtsen-form.bps.go.id," jelasnya.

Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan pemutakhiran data secara langsung melalui kantor desa atau kelurahan setempat yang telah menyediakan petugas untuk melayani kebutuhan masyarakat.

"Juga bisa melalui kantor desa kelurahan setempat di sana ada petugasnya yang sudah ditunjuk untuk melayani kebutuhan masyarakat," sambungnya.

Ia memaparkan, hingga saat ini tercatat sekitar 220 masyarakat di Sulawesi Barat telah melakukan pemutakhiran data sosial ekonomi secara mandiri melalui BPS.

"Kalau di BPS ini kebetulan kemarin saya juga mendapat informasi ya, sudah ada sekitar 220 masyarakat yang melakukan pemutakhiran mandiri melalui BPS ini di Sulawesi Barat," pungkasnya.

BPS Sulawesi Barat mengimbau masyarakat untuk aktif memperbarui data sesuai kondisi sosial ekonomi terkini dengan memberikan data yang benar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....