Kemarau Panjang, BPBD Majene Catat 24 Kebakaran Sejak Awal Agustus
- 13 Agt 2026 14:33 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju — Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Majene mencatat sekitar 24 kebakaran rumah, hutan, dan lahan sejak awal Agustus 2026. Lonjakan kejadian terjadi seiring kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Majene Suardi mengatakan peristiwa itu tersebar hampir merata di Kecamatan Malunda, Ulumanda, Tammerodo, Sendana, Pamboang, dan Banggae.
“Dari awal Agustus sampai sekarang itu kejadian kebakaran, baik itu rumah dan hutan dan lahan, itu sudah sekitar 24 kejadian,” kata Suardi, dalam dialog Halo Sulbar RRI Mamuju, Kamis, 13 Agustus 2026.
Ia menyebut tingginya kejadian kebakaran mendorong BPBD, Damkar, dan pemerintah daerah memaksimalkan penanganan sepanjang Agustus serta periode kemarau berikutnya di Majene.
“Kami memang sudah standby 24 jam di kantor, kami memang sudah siapkan posko layanan,” kata Suardi, untuk warga terdampak kekeringan di Majene.
Selain kebakaran, BPBD menilai penurunan debit air pada Agustus mengkhawatirkan sehingga pemetaan sumber air dan kesiapan mobil distribusi terus dilakukan.
BPBD melibatkan PDAM, BMKG, TNI, Polri, Damkar, serta organisasi perangkat daerah untuk menyusun strategi penyediaan air bersih dan penanganan kebakaran.
Warga yang membutuhkan bantuan air bersih diminta melaporkan lokasi kepada BPBD Majene; wilayah sulit dijangkau akan dikoordinasikan melalui aparat desa setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....