Musim Kemarau, Sebanyak 14 Karhutla Terjadi di Mamuju

  • 13 Agt 2026 13:23 WIB
  •  Mamuju

RI.CO.ID, Mamuju- Sebanyak 14 kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tercatat terjadi di Kabupaten Mamuju sepanjang musim kemarau yang masih berlangsung tahun ini. Kejadian tersebut mulai tercatat sejak akhir Mei hingga pertengahan Agustus 2026.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Sulawesi Barat, Andi Juandi, mengatakan sebelum memasuki musim kemarau belum terdapat kejadian Karhutla di Kabupaten Mamuju. Kejadian Karhutla pertama kali tercatat pada 28 Mei 2026, saat mulai memasuki musim kemarau.

"Sebenarnya waktu Januari, Februari, Maret itu April belum ada terjadi Karhutla. Terjadi Karhutla pertama di tahun ini ada di bulan Mei, tepatnya tanggal 28 karena sudah memasuki musim kemarau," ujarnya saat ditemui RRI Mamuju, Kamis, 13 Agustus 2026.

Andi Juandi memaparkan, satu kejadian Karhutla terjadi pada bulan Mei dan Juni. Sementara pada bulan Juli tercatat delapan kejadian, sedangkan hingga pertengahan Agustus saat ini telah terjadi empat kejadian karhutla.

"Di bulan Mei ini hanya satu kali kejadian, bulan Juni ada satu kali. Lalu Juli tahun ini ada 8 kali kejadian, sementara berjalan di Agustus ini ada empat kali kejadian. Secara totalnya ada 14 kejadian sementara ini," ujarnya.

Menurutnya, kondisi kemarau panjang menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko Karhutla. Kondisi rumput dan dedaunan yang mengering, ditambah hembusan angin, membuat api lebih mudah menyebar.

"Faktor utama penyebabnya adalah kemarau yang panjang ini mengakibatkan daun-daun, rumput-rumput itu kan kering, apalagi ditambah angin sehingga memudahkan api menyebar," jelasnya.

Lebih lanjut, Andi Juandi mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan cara membakar saat membuka lahan. Selain itu, masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan dan memastikan api benar-benar padam setelah membakar sampah.

"Kami imbau kepada masyarakat, apabila ingin membuka lahan jangan dengan cara membakar, apapun itu alasannya. Kemudian yang kedua jangan membuang rokok di sembarang tempat, kalaupun kita membakar sampah jangan ditinggalkan," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....