Polman Mencatat 16 Kasus Kebakaran Sepanjang Agustus 2026

  • 18 Agt 2026 13:25 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Sebanyak 16 kasus kebakaran tercatat terjadi di Kabupaten Polewali Mandar sepanjang Agustus 2026, mencakup kebakaran permukiman warga maupun hutan dan lahan.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Polewali Mandar, Imran, mengungkapkan angka tersebut merupakan akumulasi kejadian sejak awal Agustus hingga pertengahan bulan ini. Tingginya jumlah insiden dipicu oleh musim kemarau yang berlangsung lebih cepat dari biasanya di wilayah tersebut.

"Ini total kebakaran untuk bulan (Agustus) pak ya, iya total kebakaran untuk ini bulan pak ya per Agustus itu mencakup dengan lahan pak, sudah ada sekitar 16 kali" ujar Imran menjelaskan rincian data kebakaran tersebut saat diwawancarai via telepon, Selasa, 18 Agustus 2026.

Ia menyebut angka itu mencakup kebakaran hutan, lahan, dan pemukiman secara keseluruhan.

Imran menambahkan wilayah Polewali Mandar dan Majene mengalami musim kemarau yang berjalan lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini turut memicu munculnya banyak titik api dalam beberapa minggu terakhir di kedua wilayah tersebut.

"Kita melihat di Polewali Mandar dan Majene sendiri itu kemaraunya berjalan lebih cepat, dan juga ini banyak titik-titik api dalam berapa minggu terakhir ini," jelas Imran.

lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada menghadapi kondisi cuaca kering tersebut.

Menyikapi tren peningkatan kasus, sebelumnya Bupati Polewali Mandar telah mengeluarkan himbauan resmi kepada seluruh warga di musim kemarau ini. Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membuang puntung rokok sembarangan.

Imran juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap instalasi listrik dan aktivitas memasak di rumah tangga. Ia berharap seluruh elemen masyarakat turut berperan aktif mencegah kebakaran yang terus meningkat sejak awal Agustus ini.

Bulan Agustus disebut sebagai puncak musim kemarau di wilayah Sulawesi Barat, sehingga potensi kebakaran diprediksi masih akan terus terjadi. Pihak Damkar Polewali Mandar mengaku terus bersiaga penuh mengantisipasi lonjakan kasus susulan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....