Kemarau Panjang, BMKG Sarankan Petani Sulbar Pilih Varietas Tahan Kering
- 06 Agt 2026 18:33 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - BMKG Tampa Padang Mamuju menyarankan petani di Sulawesi Barat memilih varietas tanaman tahan kekeringan menyusul musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah.
Kemarau berkepanjangan yang membuat hari tanpa hujan mencapai 60 hari di Majene, Polewali Mandar, dan Mamuju berpotensi mengganggu produktivitas pertanian jika tidak diantisipasi.
PMG Pertama Stasiun Meteorologi Tampa Padang Mamuju, Anggie Prabowo, menjelaskan pentingnya pemanfaatan data prakiraan cuaca bagi sektor pertanian.
“Senantiasa gunakan informasi prakiraan curah hujan dengan bijak,” ujarnya saat diwawancarai reporter RRI Mamuju, Rabu, 5 Agustus 2026.
Ia menambahkan informasi prakiraan curah hujan dan musim dapat dijadikan acuan petani dalam menentukan jenis tanaman yang akan ditanam.
Anggie Prabowo merinci manfaat data tersebut bagi keberlangsungan hasil panen petani.
“Informasi prakiraan curah hujan dan prakiraan musim itu bisa digunakan sebagai acuan dalam pemilihan varietas tanaman yang lebih tahan terhadap hujan dan juga tahan terhadap kekeringan,” tambahnya.
BMKG berharap petani dan pemangku kepentingan pertanian dapat memanfaatkan informasi ini secara optimal untuk meminimalkan kerugian akibat kemarau panjang di Sulawesi Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....