Perlindungan Kopi Mamasa Kunci Tingkatkan Nilai Jual dan Kesejahteraan Petani

  • 30 Jul 2026 14:35 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Perlindungan Indikasi Geografis IG dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan nilai jual dan kesejahteraan petani Kopi Arabika Mamasa dan Kopi Robusta Mamasa. Hal itu disampaikan dalam koordinasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat bersama Pemerintah Kabupaten Mamasa dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual DJKI di Jakarta, Kamis 30 Juli 2026.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim menyampaikan tahapan pemeriksaan substantif terhadap permohonan IG kedua komoditas tersebut telah selesai. Rapat pleno juga memutuskan kedua permohonan telah memenuhi persyaratan substantif untuk memperoleh perlindungan IG.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dan rapat pleno, permohonan Indikasi Geografis Kopi Arabika Mamasa dan Kopi Robusta Mamasa telah memenuhi persyaratan substantif. Selanjutnya diperlukan penyempurnaan Dokumen Deskripsi, khususnya terkait pemisahan dan penegasan batas kawasan berdasarkan karakteristik ketinggian atau kontur agar tidak terjadi tumpang tindih wilayah antara kedua Indikasi Geografis," ujar Saefur Rochim.

Ia menegaskan Kanwil Kemenkum Sulbar berkomitmen memberikan pendampingan dan memfasilitasi layanan KI bagi pemerintah daerah maupun masyarakat untuk melindungi potensi unggulan daerah.

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Hermansyah Siregar mengapresiasi kolaborasi Kanwil Kemenkum Sulbar, Pemkab Mamasa, dan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis MPIG.

"Perlindungan ini tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat identitas produk daerah," ujar Hermansyah Siregar.

Direktur Merek dan Indikasi Geografis, Fajar Sulaeman menyatakan DJKI siap memberikan pendampingan teknis agar penyempurnaan dokumen sesuai rekomendasi Tim Ahli sehingga proses pendaftaran IG dapat segera diselesaikan.

Saefur Rochim menambahkan, keberhasilan pendaftaran IG Kopi Mamasa diharapkan membuka peluang pengembangan ekonomi daerah.

"Dengan adanya perlindungan Indikasi Geografis, Kopi Mamasa diharapkan mampu menjadi identitas daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta mendukung pengembangan Kabupaten Mamasa sebagai Wisata Tematik Indikasi Geografis," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....