Cegah Paham IRET, Densus 88 Gandeng Warga Mehalaan Mamasa

  • 05 Agt 2026 12:44 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Densus 88 Antiteror Polri menggandeng unsur pemerintah, aparat, dan masyarakat Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, dalam kegiatan pencegahan paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme IRET dan Nihilistic Violent Extremism NVE, Rabu 5 Agustus 2026.

Kegiatan di Kantor Camat Mehalaan ini diikuti sekitar 100 peserta dari unsur kecamatan, TNI-Polri, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, kepala desa, hingga lembaga layanan publik.

Plt. Kasatgaswil Sulbar Densus 88 AT Polri AKBP Soffan Ansyari menegaskan, pencegahan paham IRET tidak bisa dilakukan aparat saja. Perlu peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Kami terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk mencegah penyebaran paham IRET di Kecamatan Mehalaan. Edukasi, deteksi dini, dan peran aktif masyarakat menjadi kunci agar wilayah ini tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

AKBP Soffan menyebut, penguatan edukasi kebangsaan dan pembinaan kepada masyarakat, terutama generasi muda, penting agar tidak mudah terpapar paham menyimpang yang mengganggu keamanan.

Melalui kegiatan ini, para stakeholder di Mehalaan berkomitmen memperkuat koordinasi, literasi kebangsaan, dan peran aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Mamasa.

Hadir dalam kegiatan itu Camat Mehalaan Tatar Yesaya, Kapolsek Mambi Ipda Riswandi, Kepala KUA Mehalaan Muliadi, Kepala Puskesmas Mehalaan Yusnani, para kepala sekolah, kepala desa, serta personel Satgas Pencegahan SGW Sulbar Bripda M. Yuda Hasmedi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....