Luncurkan Buku Bahasa Daerah, Pemkab Mamuju Wajibkan Sehari Berbahasa Mamuju

  • 14 Jul 2026 15:27 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Pemerintah Kabupaten Mamuju meluncurkan buku bahasa daerah dan menetapkan program "Sehari Berbahasa Mamuju" setiap hari Selasa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelajar SD serta SMP. Peluncuran ini dilakukan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Mamuju ke-486, Selasa 14 Juli 2026.

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, mengatakan program ini bertujuan melestarikan bahasa daerah yang mulai ditinggalkan oleh generasi muda.

"Alhamdulillah tadi juga kita laksanakan launching Bahasa Mamuju setelah rangkaian launching buku Bahasa Mamuju yang dipelajari oleh anak-anak kita SD dan SMP di Kabupaten Mamuju. Jadi kita launching sehari berbahasa Mamuju di tiap hari Selasa untuk ASN dan untuk anak-anak sekolah," ujar Sutinah.

Ia mengungkapkan kekhawatirannya karena saat ini banyak generasi muda Mamuju yang tidak lagi mengenal dan menggunakan bahasa daerahnya sendiri.

"Kenapa kita launching sehari berbahasa Mamuju? Karena sekarang sudah banyak generasi-generasi muda Mamuju itu tidak tahu berbahasa Mamuju," jelasnya.

Bupati juga menyebut Mamuju sebagai "Indonesia Mini" karena dihuni oleh berbagai suku, seperti Bugis, Makassar, Jawa, dan Bali. Ia berharap seluruh warga yang tinggal di Mamuju, termasuk pendatang, dapat turut mempelajari bahasa daerah.

"Kita tahu bahwa Mamuju adalah Indonesia Mini, ada Bugis, ada Makassar, ada Jawa, Bali. Kita mau berharap mereka yang tinggal di Mamuju bisa mengetahui bahasa Mamuju," ungkapnya.

Sutinah menegaskan bahwa kecintaan terhadap daerah dapat diwujudkan melalui pelestarian bahasa dan budaya lokal.

Sementara itu, Wakil Bupati Mamuju, Yuki Permana mengatakan bahwa buku ini nantinya dapat menjadi bahan ajar bagi anak-anak sejak usia dini.

"Ya, tadi sudah ada launching buku bahasa daerah Mamuju. Insya Allah, karena sudah ada bukunya, itu akan disampaikan pelajarannya. Dan kita berharap memang dari awal, dari dini, anak-anak kita itu sudah dibiasakan untuk bisa berbahasa Mamuju," jelasnya.

Ia menambahkan, pengenalan bahasa daerah sejak dini sangat penting untuk menjaga identitas dan sejarah Mamuju.

"Supaya Mamuju kita ini akan lebih baik lagi. Kita tidak lupa dengan sejarah," pungkas Yuki Permana.

#HUTMamuju #BahasaDaerah #PelestarianBudaya #Mamuju #Sulbar

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....