Internet Satelit Mini Mulai Layani Desa Blank Spot di Sulbar
- 11 Jun 2026 14:55 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Sejumlah desa blank spot di Sulawesi Barat mulai terlayani internet satelit mini, sebagai solusi sementara keterbatasan jaringan konvensional. Pemasangan perangkat satelit mini dilakukan di beberapa desa terpencil yang sebelumnya sama sekali tidak memiliki akses internet. Perangkat tersebut dipasang di titik tertentu untuk menyediakan koneksi dasar bagi warga sekitar lokasi.
“Yang kami bantu kemarin ini adalah yang satelit mini, tetapi itu pun kan terbatas, karena tentu di sekelilingnya situ saja, radius 30 meter,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar, Rabu 10 Juni 2026.
Ia menegaskan, jangkauan perangkat masih sangat lokal, sehingga belum mampu menjawab kebutuhan seluruh dusun dalam satu desa blank spot.
Ridwan menyebut pemerintah provinsi sudah berjuang bersama Gubernur ke BAKTI Kominfo untuk menambah kapasitas bantuan internet satelit di berbagai titik. Namun, ia mengakui program tersebut masih bersifat bertahap dan tidak bisa langsung menutup seluruh kekosongan layanan di wilayah pegunungan dan pesisir.
Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah tidak mungkin menanggung seluruh pembangunan infrastruktur digital tanpa dukungan pihak pusat dan swasta.
“Ada lagi yang minta lagi, ‘Pak, dua dusun lagi belum dapat’, ini kan problem juga karena kita terbatas,” kata Ridwan.
Ia menambahkan, pemasangan internet satelit mini ini setidaknya memberikan akses awal bagi warga untuk kebutuhan dasar, mulai dari komunikasi, layanan publik digital, hingga informasi siaran Piala Dunia. Meski begitu, Ridwan menilai penyedia jaringan seluler dan pihak swasta tetap perlu dilibatkan lebih jauh agar desa lain yang belum terjangkau tidak tertinggal terlalu jauh.
Ridwan menegaskan komitmen Sulawesi Barat untuk terus memperluas layanan internet di desa blank spot, meskipun progresnya tidak bisa instan. "Kolaborasi pemerintah pusat, daerah dan operator telekomunikasi dapat mempercepat pemerataan akses digital di seluruh kabupaten di Sulbar," harap Ridwan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....