Kominfo Sulbar: 80 Desa Belum Tersentuh Sinyal Internet
- 11 Jun 2026 14:28 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Sekitar 12 persen wilayah Sulawesi Barat atau sekitar 80 desa masih belum terlayani sinyal internet, terutama di kawasan pegunungan dan pesisir terpencil.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar, menjelaskan kondisi ini menjadi tantangan serius di tengah meningkatnya kebutuhan akses digital masyarakat. Menurutnya, sebaran penduduk yang berjauhan dan karakter geografis membuat pembangunan jaringan tidak sederhana.
Ia menyebut banyak desa berada di daerah pegunungan dan pesisir yang bukan jalur utama operator seluler, sehingga secara bisnis dianggap kurang menarik untuk investasi infrastruktur.
“Memang dua wilayah kita cukup luas, dan penduduknya persebarannya cukup jauh, cukup mencar,” ujar Ridwan Rabu 10 Juni 2026.
Ridwan menegaskan pemerintah provinsi bersama Gubernur telah berupaya menggandeng pihak pusat, termasuk BAKTI Kominfo, untuk menambah bantuan infrastruktur di wilayah blank spot. Sejumlah titik desa memperoleh pemasangan internet satelit mini dengan jangkauan terbatas radius sekitar puluhan meter di sekitar lokasi perangkat.
Namun, keterbatasan ruang fiskal daerah membuat pemerintah tidak bisa membiayai seluruh kebutuhan jaringan secara mandiri, sehingga peran swasta tetap sangat dibutuhkan.
“Yang kami tahu, masyarakat pedalaman itu sebenarnya mau kok membayar untuk kuota, tinggal siapa yang bawa infrastrukturnya,” kata Ridwan.
Ia menambahkan, sebagian wilayah pesisir yang dekat dengan kota pun masih belum terlayani sinyal karena tidak dilalui jalur utama jaringan seluler. Pemerintah berharap operator telekomunikasi dapat mempertimbangkan potensi pasar di daerah tersebut, mengingat warga bersedia membayar layanan internet dengan harga terjangkau.
Ridwan menilai penyelesaian persoalan 12 persen wilayah tanpa internet ini tidak bisa dilakukan secara instan, tetapi perlu roadmap dan sinergi antara pemerintah pusat, daerah dan sektor swasta. Meski progres perlu waktu, ia menegaskan komitmen Sulbar untuk terus memperluas akses informasi demi mengurangi kesenjangan digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....