Inflasi Sulbar Stabil dan Terkendali
- 05 Mei 2026 09:32 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat menyatakan kondisi inflasi di Sulbar sangat kondusif dan terkendali.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Barat, Suri Handayani pada konferensi pers Senin, 4 Mei 2026. Ia mengingatkan inflasi tidak bisa dinilai baik hanya karena rendah atau buruk karena tinggi.
“Inflasi diperlukan untuk siklus ekonomi di wilayah tertentu. Yang penting adalah kondisi ideal,” ujarnya.
Terkait turunnya harga ikan, Suri menjelaskan penyebabnya adalah perbaikan iklim. Nelayan mendapatkan tangkapan lebih banyak sehingga pasokan melimpah.
Ia menerapkan teori klasik ekonomi, yaitu saat pasokan banyak, harga cenderung turun. Namun hal itu tidak otomatis merugikan pendapatan nelayan.
“Kalau produksi tinggi, harga turun sekian persen, tapi volume besar, nilai pendapatan bisa meningkat,” jelasnya.
Kepala BPS menekankan pentingnya melihat fenomena lain dalam membaca inflasi. Tidak cukup hanya melihat angka naik atau turun.
Lebih lanjut, ia mencontohkan meskipun harga ikan turun, jika jumlah tangkapan naik signifikan, pendapatan nelayan justru bisa bertambah. Masyarakat diimbau tidak langsung menyimpulkan penurunan harga merugikan petani atau nelayan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....