Warga Karampuang Keluhkan Listrik, Bupati: PLN Siap Masuk tapi Tersendat Regulasi
- 14 Agt 2026 12:21 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi merespons langsung keluhan masyarakat terkait persoalan kelistrikan yang ada di Pulau Karampuang. Ia menegaskan komitmennya untuk mendorong pemenuhan energi listrik yang memadai seiring meningkatnya populasi warga di pulau tersebut.
Sutinah menjelaskan bahwa belum masuknya layanan listrik dari PLN secara maksimal ke Pulau Karampuang disebabkan oleh adanya regulasi dan kontrak pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
"Masalah listrik di Karampuang ini karena ada PLTS yang regulasinya diatur oleh Pemprov. Katanya ada kontrak sehingga PLN belum bisa masuk ke sana. Padahal masyarakat Karampuang semakin banyak dan kebutuhan listriknya makin tinggi," ujar Sutinah saat meresmikan puskemas karampuang, Selasa 11 Agustus 2026.
Ia mengungkapkan, Pemkab Mamuju telah menjalin komunikasi langsung dengan pihak manajemen PLN, dan BUMN kelistrikan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk melayani Pulau Karampuang jika kendala regulasi provinsi telah terselesaikan.
Oleh karena itu, Bupati meminta Pemerintah Provinsi Sulbar bersama dinas teknis terkait untuk segera mengevaluasi aturan pengelolaan PLTS agar jaringan PLN bisa segera direalisasikan.
"Saya sudah bicara dengan PLN dan mereka siap untuk masuk. Kami sangat berharap Pemprov Sulbar bisa memikirkan dan menyelesaikan kendala regulasi ini agar masyarakat Karampuang bisa menikmati listrik yang stabil," tegasnya.
Selain merespons persoalan listrik, Bupati Sutinah juga menanggapi kondisi pasokan air bersih di Karampuang. Ia memastikan jaringan pipa PDAM telah tersedia di pulau tersebut, meski distribusinya saat ini sedikit terkendala akibat penurunan debit air selama musim kemarau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....