Kebakaran Galung Tuluk Polman, 37 Rumah Rusak dan 186 Warga Terdampak

  • 01 Mar 2026 10:31 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Polewali Mandar - Sebanyak 186 jiwa dari 94 KK terdampak setelah 37 rumah warga di Desa Galung Tuluk, Kecamatan Balanipa, Polewali Mandar, rusak akibat kebakaran.

Petugas posko kebakaran, Abdul Fattah, menjelaskan dari total 37 rumah terdampak, 29 unit hangus, 5 rusak berat, dan 3 lainnya rusak ringan. Musibah yang terjadi Sabtu malam, 28 Februari 2026, itu membuat puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka.

“Untuk rumah yang terdampak di sini di Desa Galung Tuluk itu sebanyak 37 rumah, 29 yang hangus,” ujar Abdul Fatta saat dihubungi melalui telepon, Minggu 1 Mare 2026

Kebakaran diperkirakan mulai sekitar pukul 20.30 WITA, Sabtu 18 Februari , ketika sebagian besar warga masih mengikuti salat Tarawih sehingga banyak rumah dalam keadaan kosong. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.00 WITA setelah petugas dan warga berupaya selama kurang lebih tiga jam.

“Perkiraan warga di sini, setengah 9 itu masih tarawih orang, jadi rumah pada kosong,” kata Abdul Fatta menggambarkan suasana sebelum api membesar.

Sedikitnya tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari Polewali Mandar dan satu unit tambahan dari Majene dikerahkan untuk menjinakkan api di permukiman padat tersebut. Petugas pemadam bersama warga berjibaku mencegah kobaran api merembet ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi kejadian.

Saat ini kondisi di lokasi kebakaran berangsur kondusif, dengan sebuah posko induk didirikan di depan masjid besar desa untuk mengoordinasikan bantuan. Para korban sementara menumpang di rumah keluarga di dalam desa, sambil menunggu pendataan lengkap dan penyaluran bantuan yang terus dilakukan pihak terkait.

Menurut Abdul Fatta, kerugian materiel sementara ditaksir mencapai ratusan juta hingga bisa menembus miliaran rupiah, mengingat banyak rumah yang terbakar merupakan bangunan permanen. Warga Galung Tuluk berharap adanya bantuan dari pemerintah, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat luas, terutama untuk memenuhi kebutuhan darurat seperti pakaian dan makanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....