Tiga Dusun Terdampak Karhutla di Desa Sumare
- 08 Jul 2026 13:33 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah) di kawasan perbukitan Desa Sumare, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, terus meluas hingga mendekati permukiman warga, Selasa malam, 7 Juli 2026.
Sedikitnya tiga dusun dilaporkan terdampak akibat penyebaran api. Karhutlah ini merupakan kali ketiga terjadi di Desa Sumare yang sebelumnya terjadi di perbukitan mercusuar yang membuat pemadam kebakaran kewalahan karena waktunya hanya berjarak seminggu.
Kepala Dusun Tali Salambang, Suardi, mengatakan kepulan asap pertama kali terlihat sekitar pukul 08.00 WITA dari kawasan di belakang perbukitan. Warga kemudian berupaya mencari titik api, namun medan yang sulit membuat lokasi kebakaran tidak mudah dijangkau.
"Sekitar jam 8 pagi kami mencari dulu titik apinya yang berada di belakang gunung. Setelah kami kembali memantau, sekitar pukul 14.00 WITA api sudah mulai mendekati perkampungan. Warga sempat naik melakukan pemadaman, tetapi sekitar pukul 16.00 WITA api kembali membesar hingga sekarang," ujar Suardi.
Menurutnya, hingga kini penyebab kebakaran masih belum diketahui. Lokasi awal munculnya api berada di kawasan perbukitan sehingga warga hanya melihat kepulan asap tebal sebelum api meluas ke wilayah lainnya.
"Belum diketahui penyebabnya karena lokasinya di belakang gunung. Yang terlihat hanya asap tebal yang terus membumbung," katanya.
Suardi menyebut kobaran api telah menyebar ke sedikitnya tiga dusun, yakni Dusun Tanjung Batu Selatan, Dusun Tanjung Batu Utara, dan Dusun Talise Lambang. Kondisi tersebut membuat warga terus bersiaga untuk mencegah api merambat ke rumah-rumah penduduk.
Ia menambahkan, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WITA dan langsung melakukan upaya pemadaman bersama warga.
"Pemadam kebakaran sekitar jam 2 siang sudah berada di Desa Sumare untuk membantu penanganan kebakaran," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, api sudah padam yang menerjunkan sejumlah armada. Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan permukiman akibat kebakaran tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....