Kerukunan keluarga Sulsel di Sulbar Dorong Pendidikan Berbasis Budaya
- 04 Feb 2026 22:29 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sulawesi Barat mengajak satuan pendidikan untuk mewujudkan sekolah yang nyaman dengan mengintegrasikan dengan nilai-nilai budaya lokal.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sulawesi Barat, Dr. Haedar Harun, dalam Dialog Interaktif Indonesia Cerdas RRI Mamuju, Rabu, 4 Februari 2026.
Dirinya menjelaskan bahwa dalam mewujudkan sekolah yang nyaman, terdapat dua perspektif utama yang perlu dipadukan, yakni nilai-nilai luhur budaya dan konsep dasar sekolah ramah anak.
"Dalam mewujudkan sekolah yang nyaman, saya coba memetakan ini karena sebenarnya ada dua perspektif. Ada nilai-nilai luhur Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, dan ada pula konsep dasar bahwa satuan pendidikan harus mengimplementasikan sekolah ramah anak," ujarnya.
Haedar menambahkan, integrasi Sekolah Ramah Anak dengan nilai-nilai budaya seperti sipakatau dan sipakalebbi menjadi kunci dalam membangun hubungan yang humanis dan saling menghargai di lingkungan sekolah.
"Integrasi antara sekolah ramah anak dengan nilai-nilai luhur itu adalah sipakatau dan sipakalebbi," ungkapnya
"Konsepnya adalah memanusiakan manusia, semua tidak boleh ada yang dibedakan, semua harus dihargai, baik antara peserta didik maupun guru. Semua harus saling menghargai, supaya tidak ada kesan bahwa ketika menjadi seorang tenaga pendidik, peserta didik harus takut," jelasnya.
Menurut Haedar, pendekatan berbasis nilai budaya ini diharapkan mampu memperkuat implementasi Sekolah Ramah Anak di lingkungan sekolah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....