Gantala Jarang, Kuliner Khas Jeneponto yang Kaya Cita Rasa
- 30 Sep 2026 18:40 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Berbicara tentang kuliner khas Sulawesi Selatan, setiap daerah memiliki makanan yang menjadi ciri khasnya masing-masing. Salah satunya Kabupaten Jeneponto yang dikenal dengan Gantala Jarang, hidangan tradisional berbahan dasar daging kuda.
Gantala Jarang menjadi salah satu kuliner yang cukup lekat dengan kehidupan masyarakat Jeneponto. Hidangan ini dibuat dari daging kuda yang dimasak hingga empuk dengan bumbu sederhana.
Dalam proses pengolahannya, daging kuda terlebih dahulu dipotong dan direbus hingga matang.
Bumbu yang digunakan umumnya terdiri dari rempah-rempah seperti bawang, garam, dan bahan pelengkap lainnya. Kesederhanaan bumbu justru membuat rasa khas daging tetap terasa.
Gantala Jarang biasanya disantap bersama sambal yang memberikan sensasi pedas dan semakin menambah selera.
Perpaduan daging yang empuk dengan sambal menjadi salah satu ciri yang membuat makanan ini banyak digemari.
Kuliner ini juga tidak hanya hadir sebagai makanan sehari-hari. Gantala Jarang kerap dikaitkan dengan berbagai acara dan tradisi masyarakat Jeneponto.
Hidangan tersebut menjadi bagian dari kebiasaan kuliner yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Jeneponto sendiri dikenal sebagai salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang memiliki tradisi peternakan kuda yang kuat.
Kondisi tersebut turut membuat olahan berbahan daging kuda berkembang dan menjadi bagian dari identitas kuliner masyarakat setempat.
Di tengah perkembangan berbagai jenis makanan modern, keberadaan Gantala Jarang menjadi pengingat akan kekayaan kuliner tradisional daerah.
Bukan hanya soal rasa, makanan ini juga membawa cerita tentang kebiasaan dan budaya masyarakat Jeneponto.
Bagi masyarakat luar daerah yang berkunjung ke Jeneponto, mencicipi Gantala Jarang bisa menjadi salah satu cara untuk mengenal lebih dekat kekayaan kuliner dan budaya daerah berjuluk Butta Turatea tersebut.
Gantala Jarang pun menjadi salah satu kuliner yang menunjukkan bahwa setiap daerah memiliki cita rasa dan cerita sendiri.
Menjaga keberadaannya berarti ikut mempertahankan salah satu bagian dari warisan kuliner masyarakat Jeneponto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....