Kemenkum Sulbar Telusuri Ketidaksesuaian Data Fidusia di Majene
- 29 Agt 2026 17:26 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat menelusuri ketidaksesuaian data Fidusia dalam layanan Administrasi Hukum Umum (AHU) di Kabupaten Majene. Penelusuran dilakukan melalui verifikasi data Fidusia pada Notaris Ardhita Dwiyana, Jumat, 28 Agustus 2026.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, mengatakan verifikasi dilakukan setelah ditemukan adanya data yang tidak sesuai pada sistem pusat.
“Verifikasi ini dilakukan untuk memastikan data yang tercatat sesuai dengan kondisi dan dokumen sebenarnya,” ujar Saefur.
Menurutnya, penelusuran juga dilakukan terhadap riwayat pendaftaran Fidusia untuk mengetahui sumber ketidaksesuaian data serta memastikan informasi pada setiap tahapan pendaftaran tercatat dengan benar.
Saefur mengatakan hasil verifikasi akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut untuk melakukan pembenahan terhadap data yang ditemukan tidak sesuai.
“Hasil verifikasi menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut untuk memperbaiki ketidaksesuaian data yang ditemukan,” katanya.
Ia menambahkan, Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Barat akan memperkuat koordinasi dengan notaris, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk mendukung penyelesaian persoalan administrasi tersebut.
Pembenahan data Fidusia diharapkan dapat meningkatkan ketertiban dan akurasi data sekaligus mendukung kualitas layanan Administrasi Hukum Umum di Kabupaten Majene.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....