Strategi UMKM Mamuju Hadapi Fluktuasi Harga Bahan Baku
- 26 Agt 2026 07:28 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Pelaku UMKM Kenny Crumbs di Mamuju, Mutia Pati Maharani, mengungkap strategi menjaga kualitas produk saat harga telur dan susu di pasaran terus berfluktuasi tanpa harus menaikkan harga jual ke konsumen.
Hal itu disampaikan Mutia dalam dialog program UMKM Bicara di RRI Pro 1 Mamuju, Senin, 24 Agustus 2026. Ia menjelaskan kenaikan harga bahan baku, terutama telur, paling terasa menjelang dan saat Lebaran tahun ini.
Menurut Mutia, lonjakan harga telur sempat signifikan pada periode Lebaran lalu namun tidak sampai mengganggu operasional usahanya.
"Kalau misalkan bahannya naik kayak kemarin waktu Lebaran itu lumayan naik harga telur, nah itu untungnya aku udah HPP-nya udah aman banget," ujar Mutia.
Selain telur, susu full cream juga sempat sulit ditemukan di pasaran Mamuju dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi itu berdampak langsung pada produksi risoles dan olahan berbahan dasar susu di Kenny Crumbs.
Mutia menyebut kunci mengatasi gejolak harga bahan baku terletak pada perhitungan harga pokok produksi yang sudah diantisipasi sejak awal.
"Aku tuh di harga produk, harganya tinggi bukan yang aku untungnya banyak, tapi aku lebih mengantisipasi di harga yang kenaikan bahan baku itu," katanya.
Ia menegaskan strategi itu membuat harga jual produk Kenny Crumbs tetap stabil meski harga susu, telur, hingga plastik kemasan naik di pasaran. Kualitas bahan premium yang digunakan juga tidak pernah dikurangi meski biaya produksi membengkak.
Konsistensi harga tanpa mengorbankan kualitas itu diklaim menjadi salah satu faktor Kenny Crumbs mampu bertahan hingga dua tahun sejak dirintis pada September 2024. Mutia berharap strategi ini bisa dicontoh pelaku UMKM lain di Mamuju yang menghadapi tantangan serupa.
Ia mengingatkan pelaku usaha mikro perlu menghitung ulang struktur biaya produksi sejak awal agar tidak terpaksa menaikkan harga saat bahan baku melonjak. Langkah itu penting untuk menjaga loyalitas pelanggan di tengah ketatnya persaingan usaha kuliner rumahan di Mamuju.
Kata Kunci / Tags
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....