Pendapatan APBN Sulbar hingga Juni Capai Rp793,25 Miliar
- 23 Jul 2026 13:29 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Sulawesi Barat hingga 30 Juni 2026 khususnya jenis pendapatan mencapai Rp793,25 miliar atau 56,52 persen dari target yang ditetapkan. Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 33,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).
Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Barat, Syakran Rudy, mengatakan peningkatan pendapatan negara didorong oleh membaiknya kinerja penerimaan perpajakan.
"Pendapatan APBN di Provinsi Sulawesi Barat sampai dengan 30 Juni 2026 terealisasi sebesar Rp793,25 miliar atau 56,52 persen dari target. Capaian tersebut tumbuh signifikan sebesar 33,39 persen (yoy), yang didorong oleh peningkatan penerimaan perpajakan sebesar Rp705,13 miliar atau 53,99 persen dari target," kata Syakran Rudy, dalam media briefing yang digelar di Gedung Keuangan Negara (GKN) Mamuju, Kamis, 23 juli 2026.
| Baca juga: Pemerintah Atur Teknis Gaji Ketiga Belas |
Ia menjelaskan, penerimaan perpajakan masih didominasi oleh Bea Keluar yang mencapai Rp313,51 miliar dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp247,60 miliar.
Menurut Syakran, peningkatan penerimaan Bea Keluar dipengaruhi oleh naiknya harga referensi crude palm oil (CPO) di pasar internasional. Harga referensi CPO tercatat meningkat dari USD856,38 per metrik ton (MT) pada Juni 2025 menjadi USD1.029,51 per MT pada Juni 2026.
"Bea Keluar tumbuh sebesar 26,33 persen (yoy), dipengaruhi oleh kenaikan harga referensi CPO. Sementara penerimaan PPN meningkat sangat signifikan sebesar 167,42 persen (yoy), terutama didorong oleh meningkatnya setoran dari Wajib Pajak Instansi Pemerintah," ujarnya.
Selain penerimaan perpajakan, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga menunjukkan kinerja positif. Hingga akhir Juni 2026, realisasi PNBP mencapai Rp88,12 miliar atau 90,52 persen dari target.
Syakran menyebutkan, PNBP tersebut antara lain berasal dari pendapatan biaya pendidikan sebesar Rp30,01 miliar yang disumbangkan oleh Universitas Sulawesi Barat, STAIN Majene, dan Poltekkes Mamuju.
Di samping itu, terdapat kontribusi dari Penerimaan Kembali Belanja Barang Tahun Anggaran yang Lalu sebesar Rp8,19 miliar. Penerimaan tersebut sebagian besar berasal dari satuan kerja Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat serta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Sulawesi Barat.
Kinerja positif pendapatan APBN tersebut mencerminkan penguatan penerimaan negara di Sulawesi Barat, terutama dari sektor perpajakan, sekaligus menunjukkan optimalisasi pengelolaan penerimaan negara sepanjang semester pertama tahun 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....