Hingga Februari, Pendapatan APBN Sulbar Capai Rp151,68 Miliar

  • 31 Mar 2026 13:03 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) regional Provinsi Sulawesi Barat khususnya jenis pendapatan hingga periode Februari tercatat mencapai Rp151,68 miliar atau 10,81 persen dari target sebesar Rp1.403,39 miliar.

Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Barat, Syakran Rudy, mengungkapkan capaian tersebut didominasi oleh kinerja pajak perdagangan internasional, khususnya dari sektor bea keluar yang menyumbang Rp40,50 miliar.

“Kontribusi terbesar berasal dari pajak perdagangan internasional, terutama bea keluar yang mencapai Rp40,50 miliar,” ujar Syakran, saat pihaknya menggelar kegiatan media briefing di Aula Kantornya, Selasa 31 Maret 2026.

Meski demikian, Syakran menjelaskan penerimaan bea keluar mengalami penurunan signifikan sebesar 64,56 persen secara tahunan (year on year/yoy). Penurunan tersebut dipengaruhi oleh fluktuasi harga referensi crude palm oil (CPO) dan turunannya di pasar global.

“Harga referensi CPO mengalami penurunan dari USD 955,44 per metrik ton pada Februari 2025 menjadi USD 918,14 per metrik ton pada Februari 2026, sehingga berdampak pada penerimaan bea keluar,” jelasnya.

Sementara itu, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Sulawesi Barat tercatat sebesar Rp26,39 miliar atau 27,11 persen dari target Rp97,35 miliar. PNBP tersebut sebagian besar bersumber dari pendapatan biaya pendidikan.

“Pendapatan biaya pendidikan mencapai Rp11,82 miliar yang berasal dari Universitas Sulawesi Barat, STAIN Majene, dan Poltekkes Mamuju,” tambah Syakran.

Selain itu, terdapat kontribusi dari pendapatan denda penyelesaian pekerjaan pemerintah sebesar Rp1,82 miliar. Penerimaan ini sebagian besar bersumber dari satuan kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Sulawesi Barat.

Pemerintah berharap kinerja pendapatan negara di Sulawesi Barat dapat terus meningkat seiring dengan perbaikan harga komoditas global serta optimalisasi penerimaan negara dari berbagai sektor.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....