Belanja APBN Sulbar Tumbuh 6,61 Persen hingga Akhir April 2026
- 26 Mei 2026 18:29 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Sulawesi Barat hingga 30 April 2026 menunjukkan pertumbuhan positif. Belanja APBN tercatat mencapai Rp2,946 triliun atau 33,72 persen dari total pagu sebesar Rp8,738 triliun, tumbuh 6,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Barat, Syakran Rudy, mengatakan capaian tersebut ditopang oleh realisasi Belanja Pemerintah Pusat (BPP) dan Transfer ke Daerah (TKD) yang terus bergerak positif.
“Belanja APBN di Sulawesi Barat sampai dengan 30 April 2026 terealisasi sebesar Rp2.946,55 miliar atau 33,72 persen dari pagu sebesar Rp8.738,18 miliar, tumbuh 6,61 persen secara year on year,” ujar Syakran Rudy dalam siaran persnya di Gedung Keuangan Negara (GKN), Selasa, 26 Mei 2026.
Ia menjelaskan, Belanja Pemerintah Pusat terealisasi sebesar Rp956,18 miliar atau 27,16 persen dari pagu Rp3,520 triliun. Sementara itu, Transfer ke Daerah terealisasi sebesar Rp1,990 triliun atau 38,15 persen dari pagu Rp5,217 triliun.
Menurut Syakran, Belanja Pemerintah Pusat mengalami peningkatan signifikan sebesar 25,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan belanja pegawai, belanja barang, dan belanja modal.
“Belanja pegawai meningkat 28,74 persen dan didominasi oleh Kementerian Agama serta Polri,” katanya.
Selain itu, belanja barang juga tumbuh sebesar 15,01 persen dengan kontribusi terbesar berasal dari Kepolisian Republik Indonesia dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Sementara itu, belanja modal mencatat pertumbuhan paling signifikan, yakni sebesar 40,03 persen. Kenaikan ini terutama didorong oleh belanja pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan.
Syakran menegaskan, pertumbuhan belanja APBN ini menunjukkan peran fiskal negara tetap kuat dalam mendorong pembangunan daerah, menjaga aktivitas ekonomi, dan mempercepat pelaksanaan program prioritas pemerintah di Sulawesi Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....