Sinergi APBN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sulbar Berkelanjutan

  • 29 Okt 2025 15:20 WIB
  •  Mamuju

KBRN, Mamuju : Sinergi antara penerimaan dan belanja negara menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Barat.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Perwakilan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Barat, Tjahjo Purnomo, saat pihaknya menggelar media briefing perkembangan realisasi APBN regional Sulawesi Barat periode September 2025, di aula kantornya, Rabu 29 Oktober 2025.

Ia menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Sulbar menunjukkan tren positif, yakni tumbuh 4,83 persen (year on year/yoy) pada Triwulan I 2025 dan 4,29 persen (yoy) pada Triwulan II 2025.

“Sinergi antara penerimaan negara yang kuat dan belanja pemerintah yang produktif telah menciptakan multiplier effect terhadap sektor riil dan layanan publik. Dengan demikian, APBN tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pemulihan, tetapi juga menjadi penggerak utama pembangunan di Sulawesi Barat,” ujar Tjahjo di Mamuju.

Menurutnya, capaian APBN hingga 30 September 2025 menggambarkan peran penting APBN sebagai instrumen fiskal yang adaptif dan responsif dalam menjaga momentum pemulihan ekonomi serta memperkuat fondasi pembangunan di daerah.

“Melalui optimalisasi penerimaan negara dan percepatan realisasi belanja, khususnya pada komponen Transfer ke Daerah (TKD), pemerintah berupaya mendorong pemerataan pembangunan serta meningkatkan kualitas layanan publik hingga ke tingkat desa,” jelasnya.

Tjahjo menambahkan, kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memastikan manfaat APBN benar-benar dirasakan masyarakat.

“Dengan sinergi dan tata kelola fiskal yang baik, APBN akan terus berperan penting dalam memperkuat daya tahan ekonomi Sulawesi Barat sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....