Hingga April 2025, Pertumbuhan APBN Sulbar Tetap Solid

  • 02 Jun 2025 13:32 WIB
  •  Mamuju

KBRN, Mamuju : Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) regional Sulawesi Barat tercatat positif dan tetap solid. Hingga periode April, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Djpb) Sulawesi Barat mencatat pendapatan dan belanja negara regional Sulbar menunjukkan tren positif.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Djpb) Sulawesi Barat Tjahjo Purnomo saat pihaknya menggelar press release perkembangan realisasi APBN regional Sulawesi Barat di aula kantornya, Senin, 2 Juni 2025.

"Pendapatan APBN di Sulawesi Barat hingga 30 April 2025 mencapai Rp 415,11 miliar atau 34,59 persen dari target sebesar 1.199,92 miliar," terang Tjahjo dalam pemaparannya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, capaian tersebut didominasi oleh kinerja pajak perdagangan internasional yang tumbuh positif, khususnya bea keluar yang mencapai Rp 223,69 miliar.

Pertumbuhan pendapatan yang positif tersebut diperkuat oleh stabilnya harga referensi CPO (Crude Palm Oil atau minyak kelapa sawit mentah) dan turunannya yang mengalami kenaikan. Selain itu juga terdapat peningkatan volume ekspor CPO dari 43,9 juga kilogram (Maret 2025) menjadi 53,8 juta kilogram (April 2025).

"Sejalan dengan kinerja pajak perdagangan internasional, kinerja Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Sulawesi Barat juga menunjukkan tren yang positif dengan realisasi sebesar Rp 95,59 miliar, tercatat meningkat sebesar 65,97 persen (year on year),"urainya.

Secara keseluruhan, kinerja positif di sisi pendapatan di Sulawesi Barat hingga akhir April 2025 mencerminkan APBN yang tetap responsif dalam menjaga momentum pemulihan dan mendukung pembangunan daerah.

Penguatan penerimaan negara melalui ekspor dan peningkatan PNBP, serta penyaluran belanja negara difokuskan pada pelayanan dasar dan prioritas pembangunan menjadi pendorong utama bagi aktivitas ekonomi di daerah.

"Sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah serta optimalisasi potensi ekonomi lokal diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi Sulbar secara inklusif dan berkelanjutan," tandas Tjahjo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....