Dispoparekraf Sulbar Siapkan Instrumen Analisis Dampak Event Pariwisata

  • 09 Sep 2026 15:14 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sulawesi Barat menyiapkan instrumen analisis dampak event pariwisata untuk mengukur manfaat kegiatan bagi masyarakat dan daerah.

Kepala Bidang Industri, Investasi, dan Pemasaran Pariwisata Dispoparekraf Sulbar, Abdi Yansya, mengatakan perencanaan instrumen akan disusun menjelang 2027.

“Tahun depan kami harus membuat satu instrumen namanya analisis data dampak event,” kata Abdi Yansya saat diwawancarai reporter RRI Mamuju, Rabu, 9 September 2026.

Ia menyebut langkah itu dilakukan karena selama ini Sulbar belum memiliki instrumen pengukuran dampak event yang terintegrasi antardaerah.

“Tidak ada satupun instrumen pengukuran data event, sehingga data itu tidak terintegrasi,” ujar Abdi Yansya.

Instrumen tersebut akan mengukur dampak ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan, sekaligus menjadi referensi pemerintah dalam menentukan intervensi anggaran pariwisata.

Dispoparekraf Sulbar juga mempertimbangkan pengembangan aplikasi satu data event pariwisata yang dapat diakses pemerintah kabupaten dan publik.

Sandeq Silumba, event unggulan Sulbar dalam Karisma Event Nusantara, direncanakan menjadi percontohan penerapan instrumen analisis dampak event tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....