BI Sulbar Ingatkan Risiko Kejahatan Siber Transaksi Digital

  • 12 Agt 2026 19:39 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Barat mengingatkan masyarakat meningkatkan kehati-hatian terhadap risiko kejahatan siber saat memakai layanan transaksi digital.

Deputi Kepala Perwakilan BI Sulbar, Rifky Adhitya, menilai kemudahan pembayaran digital harus diimbangi kewaspadaan pengguna karena risiko kejahatan siber dapat meningkat seiring penggunaan layanan digital.

“Masyarakat juga jangan lengah dengan adanya risiko yang semakin meningkat, kejahatan cyber,” kata Rifky dalam dialog di RRI Mamuju, Senin, 10 Agustus 2026.

Menurutnya, digitalisasi pembayaran memang mempermudah transaksi masyarakat dan diharapkan meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi keamanan pengguna tetap menjadi perhatian utama.

“Nanti kami di acara Maradika QRIS ini juga akan ada edukasi mengenai perlindungan konsumen,” lanjutnya.

Edukasi itu disiapkan dalam Maradika QRIS, rangkaian Pekan QRIS Nasional 2026, yang berlangsung pada 8–15 Agustus di Maleo Town Square, Mamuju.

BI Sulbar mengajak warga memanfaatkan transaksi digital secara bijak, memahami layanan pembayaran, serta menjaga kehati-hatian guna mencegah kejahatan siber.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....