Edukasi IRET untuk Pelajar, Satgaswil Sulbar Jadi Pembina Upacara
- 03 Agt 2026 09:34 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Satgaswil Sulawesi Barat memberikan edukasi pencegahan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme (IRET) kepada pelajar SMAN 2 Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, dengan menjadi pembina upacara bendera, Senin, 3 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan SMAN 2 Polewali tersebut diikuti sekitar 1.034 siswa dari kelas X hingga XII serta kurang lebih 70 guru dan tenaga pendidik. Hadir pula Kepala SMAN 2 Polewali, Wahdina, yang menyatakan dukungannya terhadap program pencegahan radikalisme di lingkungan sekolah.
Tim Satgaswil Sulbar IPDA Benyamin menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme, terutama di kalangan generasi muda.
"Di era digital yang berkembang begitu pesat ini, gawai dan internet telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak kita. Namun, di balik segala kemudahan dan keunggulan teknologi, ada ancaman nyata yang mengintai tumbuh kembang generasi penerus kita," ujarnya.
Guru dan orang tua juga diharapkan dapat menjadi pendamping yang efektif bagi anak, termasuk dengan memanfaatkan fitur pengawasan digital serta membangun komunikasi yang terbuka.
Selain itu, Tim Satgaswil menegaskan terorisme tidak berkaitan dengan ajaran agama mana pun, karena setiap agama mengajarkan nilai kasih sayang, perdamaian, dan kemanusiaan. Oleh karena itu, penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang menyesatkan.
"Paparan ujaran kebencian dan cyberbullying dari dunia digital tempat Siswa/Siswi dapat menjadi wadah tempat perundungan dan bahasa yang kasar, maka dari itu marilah kita mengambil peran aktif," tambahnya.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan berbagai agenda upacara, termasuk pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila dan UUD 1945, unjuk karya literasi oleh siswa, serta pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi.
Kepala SMAN 2 Polewali, Wahdina, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan menegaskan komitmen sekolah dalam mendukung upaya pencegahan paham IRET di lingkungan pendidikan.
Ke depan, kegiatan sosialisasi dan kontra narasi terkait pencegahan intoleransi, radikalisme, dan terorisme diharapkan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Polewali Mandar.
Tim Pencegahan Satgaswil Sulbar yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari IPDA Benyamin Jecshon Kendek, BRIPTU Muh. Rafli Subardin, BRIPTU Ferial Anggara, dan BRIPTU Muh. Taufik Hidayat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....