BI Sulbar: Jurnalisme Ekonomi Harus Akurat, dan Berdampak di Era Digital

  • 29 Jul 2026 09:11 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Bank Indonesia Sulawesi Barat menekankan jurnalisme ekonomi di era digital harus akurat, adaptif, dan berdampak. Hal itu disampaikan Deputi Kepala Perwakilan BI Sulbar, Erdifian Gumilang saat membuka Capacity Building Wartawan 2026 di Ballroom Maleo Town Square, Mamuju, Rabu 29 Juli 2026.

Kegiatan bertema “Transformasi Jurnalisme Ekonomi di Era Digital: Akurat, Adaptif, dan Berdampak” ini diikuti sejumlah wartawan media lokal.

Erdifian Gumilang, menegaskan pelatihan bukan sekadar seremonial, tetapi bekal peningkatan kualitas jurnalisme ekonomi digital.

“Kami harapkan pengalaman tersebut nanti bisa dideliver kepada rekan-rekan media dan dimanfaatkan betul-betul, terutama untuk membahas isu-isu perekonomian terkini,” ujarnya.

Menurutnya, materi pelatihan dirancang relevan dengan perkembangan jurnalisme digital dan kebutuhan informasi publik Sulawesi Barat. Wartawan diharapkan mampu menyajikan pemberitaan ekonomi yang akurat, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.

BI Sulbar menghadirkan narasumber dari Metro TV yang berpengalaman di televisi, koran, dan media digital untuk berbagi praktik jurnalisme ekonomi.

“Dengan berbagai inovasi saat ini, kami ingin media di Sulbar bisa keep up dengan perkembangan nasional dan bahkan melakukan hal yang sama atau lebih baik,” tambahnya.

Erdifian berharap capacity building semacam ini dapat dilaksanakan sebagai agenda tahunan BI Sulbar. Ia menilai peningkatan kapasitas wartawan akan mendukung kualitas informasi ekonomi dan kebijakan Bank Indonesia di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....