KKN UGM di Polman : Kunci Sukses Program Adalah Baca Kebutuhan Warga
- 25 Jul 2026 16:49 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Koordinator Mahasiswa Unit Kormanit KKN-PPM UGM Arung Campalagian Mahendra Rizki Ade Rahman menegaskan keberhasilan program di Desa Lapeo dan Katumbangan bergantung pada pendekatan tepat sasaran sesuai kebutuhan warga.
Dalam dialog Suara Nusantara RRI Mamuju, Rabu 22 Juli 2026 , Mahendra menjelaskan timnya tidak langsung membawa program dari kampus. Tahap awal yang dilakukan adalah observasi, diskusi dengan pemerintah desa, serta kajian literatur dan data sekunder.
“Kita pertama kali harus observasi dulu kepada warganya, memahami apa yang dibutuhkan, kemudian mencari studi literatur yang menjawab dari permasalahan yang dibilang oleh warganya, lalu menggunakan teknologi tepat guna yang sederhana sebagai solusi,” ujar Mahendra Rizki Ade Rahman.
Ia menambahkan, pendekatan yang tepat sasaran juga berarti menerjemahkan bahasa akademik menjadi bahasa yang mudah dipahami masyarakat, sehingga transfer pengetahuan berjalan dua arah dan warga dapat ikut memberi masukan atas program yang dirasa paling relevan dengan kehidupan mereka sehari‑hari.
“Jadi kami di sini cukup sulit untuk menerjemahkan bahasa akademik ke bahasa masyarakat, tapi kami tetap mencoba memahami masyarakat dan menyesuaikan dengan kondisi yang ada,” kata Mahendra menggambarkan tantangan komunikasi di lapangan.
Dengan menjadikan kebutuhan warga sebagai titik awal dan penyesuaian bahasa sebagai jembatan, KKN‑PPM UGM Arung Campalagian berharap setiap program — dari peternakan, pengelolaan sampah, hingga digitalisasi desa — benar‑benar menjawab problem riil warga dan menjadi pijakan bagi terwujudnya desa yang lebih mandiri dan berdaya di Sulawesi Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....