Kagama Dorong Keberlanjutan Program KKN di Desa-Desa Polman
- 24 Jul 2026 05:28 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Ketua Pengurus Cabang Kagama Polewali Mandar dan Mamasa, Hendra Saputra Sudin, menegaskan bahwa program KKN UGM di desa‑desa Polman dirancang bukan hanya untuk 50 hari pengabdian, tetapi untuk keberlanjutan lintas periode.
Hendra menjelaskan bahwa hasil program kerja mahasiswa KKN selalu dilaporkan kembali ke pemerintah daerah agar dinas terkait dapat menentukan mana yang ditindaklanjuti, dikolaborasikan, atau diteruskan pada periode KKN berikutnya.
“Ketika mereka sudah selesai, nanti hasil programnya dilaporkan kembali ke pemda setempat, mana yang bisa kemudian ditindaklanjuti, dikolaborasikan, dan yang belum tuntas mudah‑mudahan nanti bisa dituntaskan di program selanjutnya ketika pemda mengusulkan kembali lokasi KKN‑nya,” ujar Hendra Saputra Sudin, dalam dialog Suara Nusantara RRI Mamuju, Rabu 22 Juli 2026.
Ia menyebut, skema keberlanjutan itu memungkinkan desa yang sama kembali menjadi lokasi KKN pada tahun berikutnya, sehingga program yang dirintis mahasiswa — seperti ketahanan pangan, inovasi pakan ternak, dan digitalisasi desa — dapat disempurnakan oleh tim KKN baru dan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat.
“Harapannya, setiap program kerja yang dilakukan oleh adik‑adik ini bisa diadopsi oleh pemerintah daerah setempat melalui SKPD‑nya sehingga punya nilai tambah bagi peningkatan masyarakat,” kata Hendra menekankan pentingnya adopsi program KKN ke kebijakan daerah.
Dengan dukungan Kagama sebagai satgas pendamping dan komitmen pemda untuk mengusulkan kembali desa‑desa yang dinilai berhasil, skema KKN lintas periode di Polewali Mandar diharapkan menjadi investasi sosial jangka panjang bagi pembangunan desa yang mandiri, berdaya, dan tahan terhadap krisis pangan di Sulawesi Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....