Buah Lokal Sulbar Dinilai Perlu Diolah untuk Program MBG

  • 22 Mei 2026 13:45 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat mendorong pemanfaatan buah-buahan lokal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan cara pengolahan yang lebih kreatif dan tahan lama.

Langkah tersebut dinilai penting agar anak-anak semakin mengenal serta mencintai pangan lokal daerah.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilitas Pangan Dinas Pangan Daerah Sulawesi Barat, Sofiawati Sofyan, mengatakan selama ini buah lokal sebenarnya cukup melimpah dan memiliki harga terjangkau, namun belum dimanfaatkan secara optimal dalam penyediaan konsumsi anak.

“Misalnya salak, anak-anak biasa bilang salak lagi, salak lagi. Buahnya memang murah, tetapi sebenarnya bukan persoalan murahnya. Dengan kita mengenalkan buah-buah lokal ini, anak-anak bisa mencintai dan menyukai makanan-makanan lokalnya kita,” ujar Sofiawati saat diwawancara di Kantor RRI Mamuju, Jumat 22 Mei 2026.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam pemanfaatan buah lokal adalah ketersediaan dalam jumlah cukup serta karakteristik buah yang mudah rusak. Kondisi itu membuat sejumlah dapur penyedia makanan anak-anak masih jarang menggunakan buah lokal sebagai menu utama.

Ia mencontohkan buah pepaya yang sebenarnya banyak ditemukan di Sulawesi Barat, namun belum banyak disiapkan karena daya tahannya relatif singkat.

“Kami pernah memberikan masukan, sebenarnya buah-buah tersebut bisa diolah lagi supaya tetap bisa dikonsumsi baik sama anak-anak kita. Seperti pepaya yang banyak sebenarnya di Sulawesi Barat, tetapi agak jarang disiapkan di dapur,” katanya.

Sofiawati menambahkan, pengolahan buah lokal menjadi produk seperti puding, asinan, maupun manisan dapat menjadi solusi untuk memperpanjang masa konsumsi sekaligus meningkatkan minat anak-anak terhadap pangan sehat berbasis lokal.

Ia berharap inovasi pengolahan pangan lokal dapat terus dikembangkan sehingga mampu mendukung program pemenuhan gizi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....