Sebanyak 103 SPPG Disuspend di Sulbar, Layanan Makan Bergizi Tersendat

  • 07 Apr 2026 11:47 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Sebanyak 103 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sulawesi Barat resmi disuspend, sementara 48 lainnya masih aktif dari total 151 unit operasional.

Koordinator Regional SPPG Provinsi Sulawesi Barat, Firazh Ahmadilla Ma’ga, menjelaskan kebijakan suspend ini merupakan tindak lanjut aturan pimpinan pusat terkait pemenuhan standar layanan makan bergizi gratis.

“Jadi sekarang total se-Sulawesi Barat, yang sudah operasional itu ada 151 SPPG, yang suspend ada 103 dan yang aktif saat ini ada 48,” ujar Firazh saat diwawancarai usai dialog di RRI Mamuju, Selasa, 7 April 2026.

Menurutnya, seluruh SPPG yang belum memiliki Sertifikat Laik Hygiene dan Sanitasi (SLHS) serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL) berstandar, wajib dihentikan sementara sejak awal Maret lalu demi pemenuhan regulasi.

“Saya sampaikan ditutup sementara, karena SPPG yang belum ada SLHS dan belum ada IPAL itu di-suspend demi perbaikan kualitas layanan makan bergizi gratis,” kata Firazh menegaskan.

Ia mengungkapkan, per hari ini terdapat 131.798 penerima manfaat makan bergizi gratis (MBG) di Sulbar dari potensi sasaran sekitar 301.000 penerima, sehingga lebih dari separuh belum terlayani akibat kebijakan suspend.

Firazh menambahkan, pihaknya mendorong pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang disuspend segera mengurus sertifikasi laik hygiene dan sanitasi serta membangun IPAL sesuai standar Dinas Lingkungan Hidup kabupaten agar bisa kembali beroperasi.

“Kami dari koordinator regional provinsi senantiasa berkoordinasi dengan Satgas MBG di tingkat provinsi dan kabupaten supaya gerak cepat memastikan SPPG yang disuspend bisa operasi kembali,” tutur Firazh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....