Dari Keluarga hingga Sekolah: Implementasi Nilai Hindu untuk Selamatkan Generasi

  • 04 Mar 2026 21:05 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Kekhawatiran terhadap masa depan generasi muda semakin menguat di tengah maraknya hoaks, kekerasan verbal, dan lunturnya etika di ruang digital. Jika dibiarkan, krisis moral dapat menjadi krisis karakter yang mengakar.

Dalam Program Mimbar Hindu PRO 1 RRI Malang, Rubi Supriyanto, S.Ag., M.Si. menegaskan pentingnya menjadikan “Eling lan Waspada” bukan sekadar slogan, tetapi laku hidup nyata yang dimulai dari keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial.

Menurutnya, solusi menghadapi kondisi ini bukan hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui penguatan nilai spiritual dalam keluarga, pendidikan, dan kehidupan sosial.

Implementasi “Eling lan Waspada” harus diwujudkan dalam konsep Tri Kaya yaitu berpikir, berkata, dan berbuat yang baik.

“Kalau pikiran kita bersih, kata-kata akan terjaga. Jika kata-kata baik, tindakan pun akan baik. Di situlah Dharma benar-benar hidup,” jelasnya, Rabu (4/3/2026).

Ia menekankan pentingnya membatasi dan menyaring pengaruh media sosial dalam lingkungan keluarga. Orang tua memiliki tanggung jawab membimbing anak agar tidak mudah terpengaruh hoaks dan konten negatif.

Pendidikan formal pun dinilai memiliki peran besar dalam membangun karakter generasi muda berbasis nilai agama Hindu. Pendidikan tidak boleh hanya mengejar kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk kecerdasan spiritual.

“Ketika seseorang sadar bahwa Tuhan bersemayam dalam dirinya, ia akan menjaga perilaku dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Melalui sembahyang yang tulus dan perenungan diri, kesadaran batin akan meningkat. Dengan kesadaran itu, manusia tidak mudah tergoda kenikmatan sesaat dan mampu menjaga integritas.

Di akhir dialog, Rubi mengajak masyarakat menjadikan Eling dan Waspada sebagai laku hidup sehari-hari, bukan sekadar wacana.

“Jika kita bersama menjaga keharmonisan, dengan pikiran jernih dan hati bersih, lingkungan sekitar pun akan merasakan dampak kebaikan itu,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita