Terapi Hati di Bulan Ramadan
- 12 Mar 2026 20:57 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga menjadi terapi spiritual bagi hati manusia. Banyak orang merasakan ketenangan batin selama Ramadan karena berbagai ibadah yang dilakukan mampu membersihkan jiwa. Hal ini disampaikan Ustadzah Elvi Nur Ridho dalam kajian Mimbar Agama Islam di Pro 1 RRI Malang, Kamis (12/3/2026)
Ia menjelaskan bahwa kegelisahan hati sering muncul karena manusia kurang dekat dengan Allah. Padahal Al-Qur’an telah memberikan solusi yang sangat jelas. Dalam Surah Ar-Ra’d ayat 28 disebutkan: “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.”
Cara paling sederhana untuk menghadirkan ketenangan itu adalah dengan memperbanyak dzikir. Umat Islam dianjurkan mengucapkan kalimat-kalimat thayyibah serta doa yang diajarkan Rasulullah SAW, khususnya di penghujung Ramadan. Salah satu doa yang dianjurkan adalah:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.” Doa ini diriwayatkan dari hadits sahih ketika Rasulullah mengajarkannya kepada Aisyah untuk dibaca pada malam Lailatul Qadar.
Selain dzikir, berbagai ibadah Ramadan juga menjadi sarana terapi hati. Puasa melatih kesabaran dan pengendalian diri. Bahkan makanan halal pun harus ditahan di siang hari. Hal ini mendidik manusia agar mampu menahan hawa nafsu.
Ibadah lain seperti shalat tarawih, membaca Al-Qur’an, serta sedekah juga memperkuat ketenangan spiritual. Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa berpuasa Ramadan dengan iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Menurut para ulama, yang dimaksud dalam hadits ini adalah dosa-dosa kecil, selama tidak berkaitan dengan hak sesama manusia. Karena itu Ramadan menjadi kesempatan besar bagi umat Islam untuk membersihkan diri secara spiritual.
“Kalau Ramadan dimanfaatkan dengan ibadah, sebenarnya hati kita sedang diterapi oleh Allah,” jelas Ustadzah Elvi, Kamis 12 Maret 2026.