Disperpusip Kota Batu Siapkan Strategi 2026 Perkuat Literasi dan Kearsipan
- 25 Feb 2026 13:39 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Batu - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Batu mengarahkan kebijakan untuk menopang Visi 1 Kota Batu dalam Mbatu Sae. Yakni membangun masyarakat berdaya, berkarakter, dan berbasis budaya menuju Generasi Indonesia Emas 2045.
Kepala Disperpusip Kota Batu, Abdul Rais menegaskan peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), kenaikan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM), serta penguatan layanan arsip statis menjadi prioritas utama.
Data 2025 menunjukkan TKM Kota Batu berada di angka 56,71 dan menempati peringkat ke-29 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Kunjungan ke Perpustakaan Daerah, TBM, dan perpustakaan desa masih rendah. Disperpusip mencatat kendala kolaborasi lintas perangkat daerah yang belum maksimal, akses parkir yang terbatas, serta jam layanan yang belum sepenuhnya menyesuaikan kebutuhan masyarakat.
"Untuk memperbaiki capaian tersebut, Disperpusip menyiapkan renovasi ringan fasilitas perpustakaan, penguatan promosi layanan secara daring dan luring, serta perluasan kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti Universitas Brawijaya, Universitas Terbuka, dan Universitas Negeri Malang," kata Rais, Rabu (25/2/2026).
Optimalisasi aplikasi Babeku, Siboling, dan Forest Literacy Adventure juga dilakukan, disertai pembentukan Tim Terpadu Peningkatan IPLM dan TKM.
Di bidang kearsipan, Kota Batu mencatat prestasi peringkat kedua nasional. Meski demikian, keterbatasan depo arsip dan kebutuhan digitalisasi menjadi perhatian. Disperpusip merencanakan perluasan fasilitas, penguatan sistem e-arsip, audit rutin, serta pembentukan Tim Sadar Tertib Arsip untuk meningkatkan kesadaran pengelolaan arsip di lingkungan pemerintah dan masyarakat.