Miben Voice Kenalkan Lagu Nasional lewat Kreativitas
- 11 Mar 2026 04:18 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- Kelompok vokal anak asal Kota Malang, Miben Voice, terus berupaya menanamkan kecintaan terhadap lagu nasional kepada generasi muda melalui pendekatan kreatif dan menyenangkan. Hal ini disampaikan Founder Miben Voice Yukhe Oktaf dalam dialog Malang Menyapa di Pro 1 RRI Malang, Selasa (10/3/2026), yang mengangkat tema Hari Musik Nasional “Musik Membangun Jiwa Bangsa”.
Yukhe menjelaskan, ketika anak-anak menyanyikan lagu nasional bersama, nilai yang paling terasa adalah kebersamaan dan rasa bangga terhadap bangsa. Menurutnya, kegiatan bernyanyi secara kolektif membuat anak-anak merasakan semangat yang sama.
“Saat anak-anak menyanyikan lagu nasional bersama, yang paling terasa adalah rasa kebersamaan. Dari situ juga muncul rasa bangga karena mereka menyanyikan lagu tentang negaranya sendiri,” ujarnya.
Kelompok Miben Voice sendiri telah beberapa kali tampil di berbagai forum nasional maupun internasional. Yukhe mengungkapkan, mereka pernah tampil dalam sejumlah kegiatan internasional yang menghadirkan peserta dari berbagai negara seperti Belanda, Malaysia, dan Thailand. Dalam kesempatan tersebut, anak-anak membawakan lagu Jawa serta menampilkan kesenian daerah seperti jaranan sebagai bagian dari pengenalan budaya Indonesia.
“Kami pernah mendapat kesempatan tampil di forum internasional dengan peserta dari berbagai negara. Anak-anak membawakan lagu Jawa dan jaranan sebagai cara memperkenalkan budaya kita,” jelasnya.
Meski demikian, tantangan terbesar dalam mengenalkan lagu nasional kepada generasi muda adalah persaingan dengan musik populer yang lebih sering mereka dengar. Karena itu, Miben Voice mencoba menghadirkan metode belajar yang lebih menarik agar anak-anak tetap merasa senang.
“Kami tidak hanya bernyanyi, tetapi juga mengajarkan sikap dan perilaku. Misalnya bagaimana duduk dengan sopan atau memainkan alat musik sederhana saat menyanyikan tembang dolanan seperti Cublak-Cublak Suweng,” kata Yukhe.
Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dan sekolah dalam menumbuhkan kecintaan anak terhadap musik nasional. Menurutnya, lagu nasional bisa dikemas secara kreatif tanpa menghilangkan makna aslinya agar lebih dekat dengan generasi muda. Yukhe berharap peringatan Hari Musik Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi gerakan budaya yang melibatkan masyarakat luas dalam melestarikan musik Indonesia.