Tinjau Kolam Lindi TPA Tamangapa, Munafri Targetkan Pengelolaan Sampah Optimal

  • 17 Sep 2026 20:47 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, meninjau langsung proses pembenahan kolam lindi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Kecamatan Manggala, Rabu 16 September 2026. Kolam lindi yang berada di sisi utara kawasan TPA tersebut kini mulai ditangani dengan memanfaatkan teknologi EcoTru. Teknologi ini digunakan sebagai bagian dari upaya menurunkan kadar zat pencemar pada air lindi agar pengolahannya lebih optimal dan ramah lingkungan.

Munafri menjelaskan, proses pengolahan air lindi memanfaatkan bakteri yang dikembangkan PT Esa Maha Karya Tunggal (EcoTru). Treatment dilakukan secara bertahap, mulai dari kolam pertama hingga kolam terakhir.

"Treatment-nya menggunakan bakteri dari EcoTru. Jadi dilakukan secara bertahap, mulai dari kolam pertama sampai kolam terakhir," kata Munafri.

Menurutnya, kolam lindi memiliki peran penting dalam mengendalikan dampak lingkungan dari air hasil rembesan timbunan sampah. Karena itu, penguatan sistem pengolahan air lindi menjadi salah satu bagian dari pembenahan TPA Tamangapa.

Munafri menyebut kapasitas pengolahan yang tersedia saat ini masih perlu diperkuat. Pemerintah Kota Makassar bersama pihak terkait merencanakan penambahan sejumlah unit pengolahan yang saling terhubung agar pengelolaan air lindi dapat berlangsung secara berkesinambungan.

"Untuk luasan seperti ini, cukup dengan kolam instalasi pengolahan limbah. Ini harus dibuat lagi tambahan. Berarti nanti akan ada unit kolam pengolahan yang saling berhubungan satu dengan yang lain," jelasnya.

Ia berharap seluruh air lindi yang dihasilkan dari timbunan sampah di TPA Tamangapa dapat dikelola secara baik sehingga tidak lagi memberikan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar. "Ini untuk memastikan air lindi, sistem pengelolaan air lindi yang ada di TPA ini benar-benar terkelola dengan baik, tidak lagi memberikan dampak negatif terhadap lingkungan," tuturnya.

Lebih lanjut, Munafri menilai pengelolaan kolam lindi tidak hanya berkaitan dengan pengendalian pencemaran lingkungan. Jika kualitas air hasil pengolahan telah memenuhi ketentuan dan sistem dikelola secara baik, kawasan tersebut dinilai berpotensi dikembangkan untuk aktivitas produktif maupun edukatif.

"Selama ini kan belum ditata dengan baik, maka kita mulai benahi perlahan," ujarnya.

"Sebenarnya kalau ini bisa dikelola dengan baik, ini bisa menjadi hebat. Kolam pemancingan ikan dan sebagainya. Maka dari itu, ini sangat penting," sambung Munafri.

Munafri menegaskan, TPA tidak boleh dipandang semata-mata sebagai lokasi pembuangan akhir sampah. Menurutnya, TPA merupakan bagian dari sistem pengelolaan persampahan yang memiliki sejumlah persoalan turunan dan membutuhkan penanganan secara menyeluruh.

"TPA ini bisa berdiri sendiri, TPA adalah satu bagian yang mempunyai turunan yang harus kita selesaikan secara bersama-sama," jelasnya.

Ia menambahkan, pembenahan TPA Tamangapa merupakan bagian dari desain besar pengelolaan persampahan Kota Makassar. Pemerintah kota, kata Munafri, akan menata seluruh alur proses persampahan agar pengelolaannya dapat berjalan secara maksimal.

"Sudah ada desain yang benar-benar, kita tata sehingga muncul yang namanya alur proses persampahan yang ada di Kota Makassar secara maksimal," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....