Karang Taruna Makassar Siap Jadi Motor Penggerak Pemilahan Sampah
- 06 Agt 2026 19:34 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Karang Taruna Kota Makassar menyatakan komitmennya mendukung program prioritas Pemerintah Kota Makassar. Khususnya kebijakan pemilahan sampah dari sumber sebagai upaya mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua Karang Taruna Kota Makassar, Muhammad Zulkifli, usai audiensi bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota Makassar, Kamis 6 Agustus 2026.
"Tentu kami sangat mendukung program pemilahan sampah karena harus dimulai dari kesadaran masyarakat. Cepat atau lambat, suka atau tidak suka, kita memang sudah berada pada fase ini," kata Zulkifli.
Ia menilai kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang mewajibkan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa hanya menerima sampah residu merupakan langkah yang tidak dapat dihindari. Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menghentikan praktik open dumping.
Zulkifli mengajak seluruh elemen masyarakat beradaptasi dengan kebiasaan baru memilah sampah organik, anorganik, dan residu sejak dari rumah. Menurutnya, persoalan sampah hanya dapat diatasi melalui kolaborasi seluruh pihak.
"Yang dibutuhkan sekarang bukan saling menghujat, tetapi bekerja sama membantu masyarakat dan membantu pemerintah agar kita bisa keluar dari kondisi darurat sampah ini," ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, Karang Taruna telah membangun empat titik Tempat Edukasi Buang Sampah Organik (TEBA) di wilayah Tello Baru. Fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk mengolah sampah organik, termasuk sisa makanan yang dapat digunakan sebagai pakan ternak sehingga tidak seluruhnya berakhir di TPA.
Sementara itu, Ketua Harian Karang Taruna Kota Makassar, Rijal Djamal, mengatakan audiensi tersebut menjadi momentum menyelaraskan program organisasi dengan visi pembangunan Pemerintah Kota Makassar.
Menurutnya, Karang Taruna siap menjadi mitra pemerintah dalam menyosialisasikan kebijakan pemilahan sampah hingga tingkat kelurahan sekaligus mendukung berbagai program pemberdayaan pemuda.
"Karang Taruna diharapkan menjadi penyebar informasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemilahan sampah dari rumah tangga," katanya.
Selain mendukung program penanganan sampah, Karang Taruna juga menyiapkan lima strategi penguatan organisasi, meliputi tata kelola organisasi, peningkatan partisipasi pemuda, penguatan kolaborasi lintas sektor, peningkatan dampak sosial, serta pemberdayaan ekonomi pemuda.
Organisasi tersebut juga memperkenalkan tujuh program prioritas hingga 2028, di antaranya Entrepreneur Hub, Skill Academy, Karang Taruna Connect, Karang Taruna Peduli, Makassar Youth Festival, Karang Taruna Award, dan Karang Taruna Voice.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan Karang Taruna merupakan pilar sosial yang perlu berjalan seiring dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
"Karang Taruna harus menjadi pilar pendukung sosial yang kuat. Kita ingin ada alur kolaborasi yang jelas sehingga program yang bisa dikerjakan bersama dapat dijalankan secara optimal," kata Munafri.
Ia menambahkan, pembinaan Karang Taruna ke depan akan dipusatkan melalui Dinas Sosial agar sinergi dengan program pemerintah semakin terarah dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....