Bimas Hindu Perkuat Komunikasi Digital, Daerah Diminta Aktif
- 01 Sep 2026 14:36 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia mulai memperkuat sistem komunikasi publik melalui pengembangan portal kehumasan terintegrasi. Sosialisasi portal tersebut digelar secara daring melalui Zoom, Senin 31 Agustus 2026, dan diikuti jajaran pengelola informasi kehumasan Hindu dari berbagai daerah.
Pengembangan platform digital ini menjadi bagian dari langkah Bimas Hindu untuk membangun pola komunikasi yang lebih terarah antara pusat dan daerah. “Portal ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi sekaligus membangun kolaborasi kehumasan yang lebih baik,” ujar salah satu perwakilan Ditjen Bimas Hindu dalam kegiatan tersebut, dilansir dalam keteragan tertulisnya, Selasa 1 September 2026.
Jajaran Bimas Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan turut mengikuti sosialisasi tersebut. Delegasi Sulsel dipimpin Pembimas Hindu, I Gusti Ayu Uik Astuti, bersama I Ketut Mundra selaku Ketua Pokjalu Sulsel, Penyelenggara Hindu Luwu Timur, Penyelenggara Hindu Sidrap, serta para penyuluh agama Hindu se-Sulawesi Selatan.
Kegiatan dibuka Direktur Jenderal Bimas Hindu, Prof. I Nengah Duija, yang menekankan pentingnya dokumentasi setiap aktivitas pelayanan umat di daerah. “Rutinitas pelayanan yang dilakukan setiap hari sering kali tidak terlihat secara utuh oleh kementerian di pusat apabila tidak didukung sistem pelaporan kehumasan yang baik,” jelasnya.
Menurutnya, pekerjaan aparatur di daerah perlu memiliki ruang dokumentasi dan publikasi yang dapat diakses secara terintegrasi. “Kehadiran portal ini diharapkan menjadi solusi agar kerja keras dan partisipasi aktif aparatur di daerah dapat terekam serta terpublikasi secara merata,” kata Prof. I Nengah Duija.
Dalam sesi berikutnya, Tim Kehumasan Ditjen Bimas Hindu memperkenalkan cara kerja portal sekaligus memberikan penjelasan teknis kepada peserta. Platform tersebut membawa konsep “Satu Pintu untuk Publikasi Kehumasan Hindu” sehingga informasi dari daerah dapat terhubung dengan pengelolaan publikasi di tingkat pusat.
Konsep tersebut diharapkan membuat arus informasi kehumasan Bimas Hindu menjadi lebih cepat dan tertata. “Portal komunikasi ini dirancang sebagai wadah digital terintegrasi yang menghubungkan Tim Publikasi Ditjen Bimas Hindu dengan pengelola informasi di daerah,” jelas Tim Kehumasan.
Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sulsel, I Gusti Ayu Uik Astuti, menyambut positif pengembangan portal tersebut. “Kami di Sulawesi Selatan menyambut sangat baik dan siap mendukung penuh optimalisasi portal kehumasan satu pintu ini,” ungkapnya.
Menurut I Gusti Ayu Uik Astuti, sistem tersebut dapat membuka peluang lebih besar bagi berbagai kegiatan pembinaan umat di daerah untuk diketahui masyarakat. “Setiap program pembinaan umat, edukasi, hingga inovasi pelayanan yang dilakukan kawan-kawan di daerah dapat terpublikasi secara masif, transparan, dan terintegrasi langsung dengan pusat,” ujarnya.
Bagi Bimas Hindu Sulawesi Selatan, kehadiran portal tersebut juga dapat membantu memperkuat dokumentasi berbagai aktivitas penyuluh dan penyelenggara Hindu di lapangan. “Kami berharap sistem ini menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai kerja pelayanan umat sekaligus memperkuat komunikasi antara daerah dan pusat,” kata I Gusti Ayu Uik Astuti.
Penerapan sistem publikasi satu pintu selanjutnya diharapkan membuat informasi kehumasan lebih mudah dihimpun dan disebarluaskan. “Sinergi komunikasi publik harus terus diperkuat agar kehadiran birokrasi dapat dirasakan dan memberikan dampak positif bagi umat,” tutur Prof. I Nengah Duija.
Dengan pengembangan portal tersebut, Ditjen Bimas Hindu Kemenag mendorong transformasi komunikasi publik yang tidak hanya mengandalkan penyampaian informasi secara konvensional. “Dokumentasi dan publikasi yang baik menjadi bagian penting dalam menunjukkan kinerja pelayanan kepada umat,” pungkas I Gusti Ayu Uik Astuti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....